HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kota Malang darurat jalan berlubang

Ilustrasi, dok/jubi

Ada beberapa kendala yang dialami ketika akan melakukan perbaikan jalan

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Malang, Jubi – Wali Kota Malang, Sutiaji, mengakui masih banyak jalan rusak berlubang di kota itu. Bahkan ia tak memungkiri  kondisi itu menjadikan Kota Malang bisa dikatakan sedang darurat jalan berlubang.

“Jalan rusak berlubang di Kota Malang masih menjadi persoalan yang cukup pelik dan sampai sekarang juga belum ditemukan solusi yang paling tepat dan efesien,” kata Sutiaji, Senin, (18/3/2019).

Berita terkait : Warga Morgo swadaya tambal jalan berlubang pakai semen

Loading...
;

Jalan berlubang di Pasar Youtefa akan ditimbun

Masyarakat keluhkan kondisi jalan Depapre, terjal dan berlubang

Sutiaji menyatakan permintaan maaf terkait masih  banyak titik jalan di wilayah kota yang rusak berlubang. Ia menyebutkan kondisi jalan yang rusak berlubang di sejumlah titik itu juga sudah disampaikan kepada masyarakat ketika ada pertemuan rukun warga (RW) se-Kota Malang, termasuk upaya perbaikan yang dilakukan secara bertahap.

Ia mengaku ada beberapa kendala yang dialami ketika akan melakukan perbaikan jalan. Salah satunya terkait aturan jalan yang akan diperbaiki. “Ada kondisi jalan yang memang belum waktunya dibenahi, namun sudah rusak. Kalau dibenahi, jelas terbentur aturan,” ujar Sutiaji menjelaskan.

Baca juga : Jalan alternatif Kamkei-Skyline berlubang dan berdebu

Warga Kali Susu Nabire swadaya perbaiki jalan rusak

Warga Kali Susu Nabire swadaya perbaiki jalan rusak

Menurut Sutiaji, kualitas aspal memang terbilang kurang bagus. Bahkan, ada jalan yang seharusnya diperbaiki setelah 3 tahun, namun baru 1,5 tahun sudah rusak. Selain itu, perbaikan jalan juga ada yang masih terkendala lelang dan anggaran, ia mencontohkan Jalan Candi Panggung yang sudah dianggarkan untuk perbaikan. Namun, saat ini masih proses lelang, sehingga perbaikan jalan baru bisa dilakukan setelah proses lelang tuntas.

“Ada lagi kasus jalan yang sudah masuk perencanaan tahun 2019, tetapi masih proses lelang. Mau tidak mau saat ini tidak bisa dilakukan perbaikan,” katanya.

Kendala lainnya terkait sejumlah jalan yang merupakan kewenangan Pemprov Jawa Timur (Jatim), sehingga Pemkot Malang tidak bisa melakukan perbaikan tanpa konsultasi dengan provinsi atau pusat jika jalan yang rusak itu jalan nasional.

Pemkot  Malang sudah mengusulkan agar Pemprov Jatim maupun pemerintah pusat memberikan kewenangan untuk pemeriharaan untuk mengatasi kondisi jalan provinsi atau nasional yang rusak.

Usulan penyerahan kewenangan untuk pemeliharaan jalan tersebut, sudah disampaikan beberapa tahun lalu, sejak ia duduk di kursi wakil rakyat, namun sampai saat ini belum ada jawaban.

Kepala Dinas PUPR Kota Malang, Hadi Santoso, mengatakan saat ini sudah 29 titik yang diperbaiki dari total jalan yang rusak. “Dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) nanti akan kami anggarkan dan prioritaskan,” kata Hadi.

Ia mengakui jalan berlubang terlihat di sebagian besar ruas jalan di Kota Malang. Akibat kondisi jalan rusak berlubang itu banyak pengguna kendaraan, khususnya roda dua terjatuh, apalagi, di titik-titik jalan berlubang itu tidak ada penanda. (*)

Editor : Edi faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top