Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kota Palu harus punya konsep konkret penanganan sampah

Ilustrasi sampah. Pixabay.com/Jubi

“Kota Palu sudah harus keluar dengan konsep yang lebih kongkret secara mendasar,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Palu, Jubi – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tengah menyatakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kota Palu harus memiliki konsep yang lebih konkret terkait penanganan sampah untuk mewujudkan kebersihan kota. Pernyataan itu terkait dengan penjelasan Kabid Persampahan, DLH kota Palu Farid, yang mengaku belum dapat menghitung jumlah sampah rumah tangga dan sampah yang masuk ke tempat pembuangan sementara yang dapat diangkut ke pembuangan akhir.

“Harusnya pemerintah daerah dalam hal ini dinas lingkungan hidup Kota Palu sudah harus keluar dengan konsep yang lebih kongkret secara mendasar,” kata Manajer Kampanye Walhi, Sulawesi Tengah, Stevandi, Minggu, (7/7/2019)

Berita terkait : DKI bangun pusat studi persampahan nasional

Loading...
;

LMRI: PON tahun 2020 di Papua harus tanpa sampah

Pembeli dan pedagang di Pasar Pharaa belum sadar soal sampah

Walhi Sulawesi Tengah menyebutkan seharusnya persoalan sampah yang disampaikan oleh Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup, Kota Palu, dilengkapi dengan data.  “Jangan hanya menyampaikan volume sampah, tapi data riilnya soal jumlah volume sampah tidak ada,” kata Stevandi menambahkan.

Ia menilai alasan DLH yang terhambat penanganan sampah karena kekurangan armada dan sebagainya hanya alasan klasik yang telah dirasakan sejak lama, selain itu terkesan ingin menyelesaikan persoalan sampah dengan menambah armada dalam artian logika proyek pengadaan.

Tercatat Kota Palu menurut Kementerian Lingkungan Hidup merupakan salah satu kota sedang di Indonesia yang paling kotor, hal itu berdasarkan penilaian program Adipura 2017 – 2018.

Kondisi itu diakui Walhi Sulteng yang menilai persoalan sampah sudah menjadi persoalan klasik di Kota Palu sejak dahulu. Bahkan pada tahun 2016, Walhi Sulteng pernah memberikan konsep E-Sampah pada pemerintah daerah, untuk penanganan sampah di Kota Palu berbasiskan aplikasi.

Walhi juga menyadari pentingnya mendorong kesadaran masyarakat luas soal sadar akan kebersihan lingkungan. “Dengan membeli armada sebanyak apapun, tapi bila tidak di dukung oleh kesadaran masyarakat, maka armada yang ada hanya akan sia-sia, “ katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top