HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

KPU Papua Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Lapangan Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (28/2/2019). – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Komisi Pemilihan Umum Papua menyelenggarakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Lapangan Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (28/2/19). Simulasi itu diikuti sejumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang akan bertugas dalam Pemilihan Umum pada 17 April 2019 mendatang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, Theo Kossay menyatakan simulasi itu menerapkan tata cara pemungutan dan penghitungan suara sesuai Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum. Kossay mengharapkan simulasi itu memberikan gambaran cara menyelenggaran pemungutan dan penhitungan suara.

“Simulasi ini memberikan gambaran yang jelas tentang pemungutan suara itu seperti apa. (Termasuk gambaran) apa yang harus dilakukan penyenggara Pemilihan Umum, sesuai tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Simulasi ini juga memberikan pemahaman kepada masyarakat agar pemungutan suara terselenggara dengan baik,” kata Kossay.

Dalam simulasi itu, dicontohkan setiap tahapan pemungutan suara. Salah satu bagian terpenting dari tahapan pemungutan suara adalah tata cara pemeriksaan identitas calon pemilih, untuk mencegah pemilih menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali. Simulasi juga mencontohkan pengaturan para pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dari mulai saat penyerahan undangan hingga pencelupan jari ke tinta setelah pemilih memakai hak pilihnya.

Loading...
;

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengharapkan simulasi tersebut akan meningkatkan kinerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara melayani para pemilih pada 17 April mendatang. Simulasi itu juga memberikan pengetahuan bagi calon pemilih, misalnya tata cara penghitungan suara yang benar. “Saya harapkan (seluruh penyelenggara Pemilihan Umum) melihat, mencermati dan mengikuti simulasi dengan baik, sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik, cepat dan benar,” katanya.

Tomi Mano juga menghimbau seluruh pemangku kepentingan Pemilihan Umum menghormati kewenangan KPU, dan percaya bahwa KPU akan menjalankan wewenangnya sebagai “tuan rumah pesta demokrasi” yang baik. “Kita yang diundang (ke pesta), setelah memberikan hak politiknya agar pulang ke rumah masing-masing. Biarlah ‘tuan pesta’ yang menangani, jangan ikut campur. Marilah kita menjaga Tanah Papua sehingga pelaksanaan pemilu 2019 di Papua berjalan dengan baik,” ungkapnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top