Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

KPU Papua pastikan tak ada kendala terkait distribusi logistik Pemilu

Ilustrasi Kantor Komisi Pemilihan Umum Papua – Jubi/Arjuna Pademme

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Komisi Pemilihan Umum Papua, Theodorus Kossay memastikan tak ada kendala berarti dalam persiapan pendistribusian logistik Pemilihan Umum 2019. Kossay menyatakan seluruh tahapan pendistribusian logistik pemilu sesuai dengan jadwal.

Kossay menyatakan saat ini 29 Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota di Papua sedang memilah, melipat, dan mengemas kelima jenis surat suara. Kelima jenis surat suara itu adalah pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota, surat suara pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua, surat suara pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI, surat suara pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah, dan surat suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Kossay menyebut logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 itu akan mulai didistribusikan oleh 29 KPU kabupaten/kota kepada Panitia Pemilihan Distrik (PPD) pada 8 April 2019. “Setelah itu akan diantar ke Tempat Pemungutan Suara melalui PPD dan Panitia Pemungutan Suara. Jadwal distribusi bervariasi, sesuai kondisi geografis tiap daerah. Ada KPU daerah yang memulai distribusi logistik Pemilu pada 8 April 2019,” kata Theodorus Kossay ketika dihubungi Jubi, Kamis (4/4/2019).

Dalam rapat koordinasi KPU Papua dengan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Provinsi Papua dan Muspida 29 kabupaten/kota yang berlangsung di Jayapura, Selasa (2/4/2019), disepakati pengiriman logistik Pemilu ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) dimulai 10 April 2019, atau H-7 sebelum pemungutan suara 17 April 2019. KPU Papua dan KPU kabupaten/kota juga sedang menyiapkan sosialisasi kepada para pemilih terkait lima jenis surat suara Pemilu 2019.

Loading...
;

Selain itu, KPU daerah juga sedang melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk PPD, Panitia Pemungutan Suara, maupun Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. “Bimtek itu antara lain merinci bagaimana cara pemungutan suara di TPS, penghitungan suara, dan proses rekapitulasinya,” ucap Kossay.

Dalam rapat koordinasi pada Selasa, Gubernur Papua Lukas Enembe mengingatkan KPU dan Badan Pengawas Pemilihan Umum di 29 kabupaten/kota tetap menjaga netralitas hingga selesainya seluruh tahapan Pemilu 2019. “Intinya, bagaimana agar Papua sukses melaksanakan Pemilu, karena Papua dianggap daerah rawan,” kata Lukas Enembe. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top