Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kualitas hidup ODHA bisa dipertahankan dengan ARV

Ketua Harian Komisi Penaggulangan HIV AIDS Kota Jayapura Rustan Saru menyampaikan sambutan dalam pertemuan Fast Track HIV/AIDS di Kota Jayapura, Senin (25/3/2019). – Jubi/Hengky Yeimo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Ketua Harian Komisi Penaggulangan AIDS Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan kualitas hidup Orang dengan HIV/AIDS atau ODHA dapat dipertahankan dengan pola hidup sehat dan konsumsi obat anti-retro-viral atau ARV yang teratur. Saru mengharapkan para tokoh agama dan tokoh adat turut membantu ODHA mendapatkan pengetahuan untuk menjaga kualitas hidup mereka.

“Kami mempunyai tanggung jawab bersama untuk membantu mereka, memeriksa dan memberikan obat ARV yang harus diminum secara teratur,” kata Saru dalam pertemuan Fast Track HIV/AIDS Kota Jayapura, Senin (25/3/2019).

Fast Track HIV/AIDS Kota Jayapura itu mempertemukan sejumlah tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang diharapkan dapat membantu sosialisasi terkait masalah ODHA. Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dinilai penting untuk membangun keberanian orang dengan perilaku berisiko untuk memeriksakan dirinya agar setiap orang yang terinfeksi HIV mendapat penangan medis yang tepat sedari awal.

“Kalau kedapatan positif perlu diberikan pengobatan. Kalau sudah terinfeksi, (kualitas hidup ODHA dapat dipertahankan) dengan ARV. Jika tidak jaga diri berbahaya,” ujar Saru.

Loading...
;

Saru mengatakan hingga saat ini HIV/AIDS memang belum dapat disembuhkan sepenuhnya, akan tetapi obat ARV dapat efektif mempertahankan kualitas hidup ODHA. “Pemerintah, KPA, tokoh agama, puskemas, kita semua harus satu komando dengan peran masing masing,” kata Saru.

Saru menyatakan peran tokoh agama dan tokoh masyarakat akan menentukan keberhasilan target “3 Zero 2030”. “Kita menargetkan zero penularan HIV, tidak ada lagi kematian akibat AIDS, dan tidak ada stigma atau diskriminasi kepada ODHA,” katanya.

Sekertaris KPA kota Jayapura Binton Nainggolan mengatakan, KPA bekerjasama dengan medis, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat, memberikan dukungan kepada pemerintah untuk brantas serta cegah HIV-AIDS.”Kegiatan Fast Track HIV AIDS kota Jayapura bersama tokoh agama, dan tokoh masyarakat, bertujuan, memberikan pemahaman lembaga agama, distrik, melihat memonitor hasil kinerja, memberikan solusi dan starategi memonitor perkembangan HIV,” katanya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top