Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kubu oposisi PNG tunda mosi tidak percaya

MP dari Sinasina-Yonganugl, Kerenga Kua, berkata Marape mengambil keputusan untuk membatalkan pencalonannya sebagai PM. – ABC News: Eric Tlozek

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Blok oposisi Papua Nugini mengumumkan akan menarik pengajuan mosi tidak percaya, terhadap Perdana Menteri, Peter O’Neill.

Selain itu, anggota parlemen (MP) dari dapil Tari-Pori, James Marape, juga mengundurkan diri sebagai calon Perdana Menteri alternatif oposisi, membuka kesempatan bagi calon yang baru untuk jabatan tersebut.

Marape dan MP oposisi lainnya mengumumkan pembatalan mosi itu pada konferensi pers, Senin kemarin (20/05/2019), di Port Moresby.

Mosi itu, yang diajukan kepada ketua parlemen dua pekan lalu, sebelumnya diharapkan akan berlanjut ke pemungutan suara dalam mosi tidak percaya terhadap O’Neill awal bulan depan. Dalam rapat singkat parlemen dua minggu lalu, jumlah MP di blok oposisi meningkat, dimungkinkan oleh pengunduran diri Marape dan 23 MP lainnya dari pemerintah koalisi.

Loading...
;

Namun dengan hanya 50 MP, blok oposisi masih memerlukan enam MP lagi di parlemen dengan 111 kursi itu.

Kelompok baru itu telah memilih untuk kembali mempertimbangkan langkah mereka, dengan rencana untuk mengajukan mosi tidak percaya yang baru beberapa minggu ke depan.

Yang paling penting, jabatan Perdana Menteri pengganti masih terbuka, menurut Marape dan MP lainnya.

MP dari Sinasina-Yonganugl, Kerenga Kua, mengungkapkan bahwa Marape mengambil keputusan untuk membatalkan pencalonannya sebagai PM, dengan persetujuan dua lusin anggota parlemen yang meninggalkan pemerintahan bersamanya, dan 26 lainnya sudah lama di oposisi.

Menurut Kua, oposisi juga telah mendekati MP di pihak pemerintah koalisi, untuk bergabung dengan kelompok mereka dan berdiskusi tentang pemerintahan baru. Sentimen yang serupa diungkapkan oleh Marape, seraya mengutip alasannya saat mengundurkan diri sebagai Menteri Keuangan bulan lalu, dan meninggalkan partai O’Neill.

“Jadi saya mengundurkan diri sebagai menteri bukan untuk menjadi perdana menteri, tetapi menjadi bagian dari pemerintahan baru yang dapat merencanakan masa depan yang baru bagi negara kita, dengan penuh kejujuran, dan memberikan harapan dan tujuan baru dari yang jauh berbeda dari apa yang telah dibawa O’Neill,” kata Marape dalam sebuah pernyataan.

“Saya mendorong kandidat-kandidat perdana menteri dan pemimpin yang baik, yang saat ini masih bergabung dengan O’Neill, untuk melepaskan diri dan bergabung dengan kami.”

“Posisi Perdana Menteri alternatif masih terbuka.” (RNZI)

Editor: Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top