Kuliah kerja lapangan, mahasiswa bikin pameran dan lomba pangan lokal

Kuliah kerja lapangan, mahasiswa bikin pameran dan lomba pangan lokal

Kepala Distrik Sentani Budi Yoku memberikan hadiah kepada pemenang lomba mengolah bahan pangan lokal di Sentani, Sabtu (16/3/2019) – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sejumlah 28 mahasiswa Program Studi Diploma IV Gizi Politeknik Kesehatan Jayapura yang sedang menjalani praktik kerja lapangan menggelar pameran pangan lokal dengan melibatkan warga dua kelurahan dan dua kampung di Kabupaten Jayapura, Papau, Sabtu (16/3/2019). Pameran itu juga menjadi ajang lomba mengolah bahan pangan lokal.

Dorci Nuguri selaku staf Program Studi Diploma IV Gizi Politeknik Kesehatan Jayapura menjelaskan pameran gizi itu menggelar tiga mengolah bahan pangan lokal yang diikuti para kader Posyandu dan ibu yang memiliki bayi di bawah lima tahun.

“Selain lomba mengolah pangan lokal, kami juga membuat lomba penyuluhan gizi, dan lomba keterampilan lainnya. Lomba itu kami buat agar para kader Posyandu semakin terampil memberikan penyuluhan gizi kepada warga,” kata Nuguri di Sentani, ibukota Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu.

Pameran pada Sabtu itu juga menghadirkan makanan yang diolah dari pangan lokal unggulan empat kelurahan dan kampung di Disrik Sentani yang menjadi lokal praktik kerja lapangan (PKL) para mahasiswa Program Studi Diploma IV Gizi. Keempat lokasi PKL itu adalah Kelurahan Hinekombe, Kelurahan Dobonsolo, Kampung Yahim, dan Kampung Kehiran II.

“Dalam pameran itu kami ingin memunculkan potensi yang dimiliki setiap lokasi PKL, seperti jamur satu, ubi ungu. Selama PKL, para mahasiswa berbagi beragam cara mengolah pangan lokal. Para mahasiswa misalnya berbagai cara membuat nudget dari jamur sagu. Beragam potensi itu bisa memberikan nilai tambah ekonomi keluarga,” kata Nuguri.

Kepala Distrik Sentani, Budi Yoku meyatakan PKL para mahasiswa itu saat bermanfaat dan menambah wawasan warganya. Walaupun PKL hanya berlangsung lima pekan, akan tetapi para mahasiswa banyak memberikan pengetahuan baru bagi para kader posyandu dan ibu dengan bayi di bawah lima tahun. “Dengan waktu yang sangat singkat, mereka sudah berikan kontribusi yang sangat besar kepada warga kami di Distrik Sentani, terutama keempat lokasi PKL,” ucap Yoku.

Yoku terkesan karena para kader posyandu dan ibu dengan bayi di bawah lima tahun memiliki keterampilan mengolah bahan pangan lokal. “Kami dari pemerintah distrik akan memberikan dukungan, karena keterampilan itu berpengaruh besar dalam pemenuhan gizi keluarga,” kata Yoku.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)