Lansia dan kaum difabel di Samoa lebih awal ikut pemilihan

Lansia dan kaum difabel di Samoa lebih awal ikut pemilihan

Pre-Polling atau pemilihan lebih awal untuk dapil Fa’saleleaga No. 2 pemilihan sela dimulai sejak Senin kemarin (18/3/2019) hingga Kamis besok. – Samoa Observer/Lanuola Tusani Tupufia – Ah Tong

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Apia, Jubi – Untuk pertama kalinya dalam proses pemilihan umum di Samoa, pemilih difabel dan warga lansia akan diberikan kesempatan untuk memilih lebih awal, sebelum tanggal pemilihan atau pemilihan sela yang sebenarnya. Kemajuan ini dimungkinkan oleh layanan pre-polling yang baru, dengan daerah pemilihan Fa’asaleleaga No. 2 menjadi daerah pertama yang mencoba layanan ini, sejak Senin kemarin (18/3/2019) hingga Kamis besok, untuk sebuah pemilihan sela. Dengan begini, pemilih yang memenuhi persyaratan pemilih pre-polling berhak memilih hingga satu minggu lebih awal dari jadwal resmi pemilu.

Pre-polling diresmikan untuk pertama kalinya, dalam pemilu sela ini, untuk memastikan semua warga dapat berpartisipasi dalam pemungutan suara, terlepas dari komitmen pribadi mereka masing-masing, dan untuk kaum lanjut usia yang sering kali sulit menghadiri hari pemilu, serta warga yang difabel.

Menanggapi email dari Samoa Observer, Komisaris Pemilihan Umum, Faimalomatumua Mathew Lemisio, menegaskan kembali bahwa mereka yang berhak memberikan suara melalui pre-polling adalah pemilih yang berusia 65 tahun ke atas, pemilih difabel, dan mereka yang akan bepergian ke luar negeri pada minggu pemilu.

Demi kepentingan kami bersama, penting untuk mengetahui proses pre-polling,” katanya.

Pemilih yang masuk dalam kategori yang saya sebutkan sebelumnya, harus mengajukan permohonan kepada kantor Komisaris, sebelum periode pre-polling yang dimulai dari Senin minggu pemilu sela hingga pukul 4 sore dan Kamis malam pemungutan suara, satu minggu sebelum pemilihan resmi. Jika mereka tidak mendaftar, maka mereka tidak berhak mengikuti pre-polling.”

Menurut Faimalomatumua ada sekitar 400 pemilih yang telah mencapai usia 65 tahun ke atas yang terdaftar di dapil tersebut.

Hingga Jumat, hari terakhir pendaftaran pre-polling, 94 orang telah mendaftar. Termasuk di dalam 94 pemilih itu adalah penyandang disabilitas, dan mereka yang akan bepergian ke luar negeri minggu depan.“

Komisioner itu juga membenarkan daftar pemilih terakhir untuk pemilu sela di dapil Fa’saleleaga No 2 berjumlah 3.487. Hari pemungutan suara untuk daerah pemilihan itu adalah Jumat 22 Maret mendatang. (Samoa Observer)

 

Editor : Kristianto Galuwo

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)