Kapolresta Jayapura: polisi jangan mendokumentasikan pemungutan dan penghitungan suara

Kapolresta Jayapura: polisi jangan mendokumentasikan pemungutan dan penghitungan suara

Ilustrasi anggota polisi – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota Kepolisian Resor Jayapura Kota, Papua, diingatkan untuk tidak mengintervensi penyelenggara pemungutan dan penghitungan suara yang dijalankan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS di Tempat Pemungutan Suara pada 17 April 2019 mendatang. Polisi hanya bertugas mengamankan jalannya Pemilihan Umum 2019, dan tidak boleh mendokumentasikan hasil pemungutan maupun penghitungan suara.

Imbauan itu disampaikan Kepala Kepolisian Resor (Polres) Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas dalam acara pembekalan personil Polres Jayapura Kota dan anggota Brigade Mobil Kepolisian Daerah Papua yang diperbantukan untuk mengamankan Pemilihan Umum 2019 di Kota Jayapura. Pembekalan personil itu berlangsung di Aula Sekolah Polisi Negara di Kota Jayapura, Sabtu (13/4/2019).

“(Polisi) tidak boleh (mengintervensi tugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Bahkan tidak boleh mendokumentasikan hasil pemungutan dan penghitungan suara,” tegas AKBP Gustav Urbinas dalam pembekalan itu.

Gustav menyatakan Polres Jayapura Kota mengerahkan 456 polisi untuk mengamankan 1.262 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Jayapura. Sejumlah 120 anggota Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Papua telah diperbantukan untuk membantu mengamankan pemungutan dan penghitungan suara di Kota Jayapura.

Gustav meminta setiap anggota Polres Jayapura Kota merapatkan barisan untuk mengamankan Pemilihan Umum (pemilu) 2019, mengingat Kota Jayapura merupakan wilayah yang memiliki jumlah TPS terbanyak di Provinsi Papua. “Karena personil Polres Jayapura Kota terbatas, sehingga satu polisi akan mengamankan dua hingga tiga TPS,” ujarnya.

Secara terpisah anggota komisi bidang pemerintahan, politik, hukum dan hak asasi manusia Dewan Perwakilan Rakyat Papua, Emus Gwijangge meminta masyarakat berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019 di Papua. Gwijangge mengatakan, terciptanya keamanan dan kenyamanan dalam Pemilu bukan hanya tanggung jawab kepolisian dan aparat keamanan lainnya. “Dibutukan peran masyarakat mendukung upaya aparat keamanan menciptakan Pemilu yang aman dan nyaman,” kata Emus Gwijangge akhir pekan kemarin.(*)

Editor: Aryo Wisangeni G

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)