HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

LBH minta Gubernur dan MRP harus tegas atas nasib mahasiswa Papua

 

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Telah dikabarkan kurang lebih 800 mahasiswa Papua di luar Papua dilaporkan telah kembali ke kampung halaman di Papua. Mereka kembali karena menilai pihak keamanan tidak menjamin di tempat tinggal dan tempat kuliah mereka.

Hal itu terjadi pasca unjuk rasa penolakan rasisme yang dialamatkan kepada orang asli Papua[OAP] di Jawa Surabaya, Malang, Semarang hingga Makassar.

Melihat dinamika ini, Lembaga Bantuan Hukum [LBH] Papua meminta kepada Gubernur Papua dan Majelis Rakyat Papua harus wujudkan keinginannya untuk mahasiswa Papua harus pulang kampung.

Loading...
;

“Gubernur Papua dan Ketua MRP harus menyatakan dengan tegas untuk memfasilitasi mahasiswa yang pulang. Itu supaya hak atas pendidikan mereka tidak korban,” ujar Direktur LBH Papua, Emanuel Gobai di Abepura, Rabu,[11/9/2019].
Gobai mengatakan hal itu saat menjadi pamateri pada seminar sehari dengan tema ‘Sepak Terjang Isu Rasis di Tanah Papua’ yang diselenggarakan oleh STFT ‘Fajar Timur’Abepura, Jayapura.

Menurut dia, Gubernur dengan tegas telah menyatakan sikap di media massa entah TV, media cetak maupun online bahwa dirinya siap pulangkan mahasiswa Papua karena telah dianggap monyet.

“MRP juga telah mengeluarkan maklumat dengan Nomor 05/MRP/2019 tentang seruan kepada mahasiswa Papua di semua kota studi pada wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk kembali ke tanah Papua.

“Kami temukan fakta bahwa Rektor Uncen dan Rektor USTJ bicara berbeda. Berbeda dari apa yang diinginkan oleh Gubernur dan MRP, ini yang harus satukan bersama,” katanya.

Whenslaus Fatubun, staf ahli MRP yang hadir dalam seminar itu mengatakan, pihaknya menetapkan maklumat Nomor 5 merupakan bentuk afirmatif sehingga penyelesaian isu rasisme harus diselesaikan secara terbuka.

“Untuk menangani kepentingan adik-adik mahasiswa, MRP dan Pemerintah Provinsi Papua sedang koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Dan hal ini sudah disampaikan oleh Ketua MRP sendiri, jadi dalam waktu mereka akan selesaikan. Itu supaya penanganan kepentingan adik-adik kita untuk perkuliahan mereka nanti,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top