Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

LBH Papua: Buchtar Tabuni menjadi tersangka dugaan makar

Direktur Lembaga Bantuan Hukum Papua, Emanuel Gobay – Jubi/Hengky Yeimo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Tim Pendamping Hukum Direktur Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Papua, Emanuel Gobay mengatakan Wakil Ketua 2 Komite Legislatif United Liberation Movement For West Papua atau ULMWP, Buchtar Tabuni telah dijadikan tersangka dugaan makar. Tabuni di tahan di Markas Kepolisian Daerah Papua di Kota Jayapura, Papua.

Hal itu disampaikan Gobay dalam siaran pers yang diterima Jubi pada Rabu (11/9/2019). “Buchtar Tabuni awalnya diperiksa sebagai saksi selanjutnya diperiksa sebagai tersangka atas tuduhan melanggar beberapa pasal [makar] dalam KUHP,” kata Gobay. Menurutnya, Tabuni dikenai sangkaan makar berlapis, Pasal 106 jo Pasal 87 jo Pasal 110 jo Pasal 213 jo Pasal 214 jo Pasal 406 KUHP.

Secara terpisah Sekretaris Badan Pengurus Pusat Komite Aksi United Liberation Movementa For West Papua (ULMWP) Chiristianus Dogopia, mengeluarkan Kronologis penagkapan Buchtar Tabuni. Pada Senin (9/9/2019) pukul 07.00 WP, pasukan gabungan TNI/Polri telah mengepung rumah Tabuni. “Pada pukul 09.00, aparat menggeledah kediaman Bucthar Tabuni. Karena tidak menemukan Bucthar Tabuni di rumah itu, mereka merusak rumah Bucthar Tabuni,” katanya.

Dogopia menyebut aparat keamanan akhirnya menduduki rumah Tabuni, dan menunggu di sana. Pada pukul 17.00 – 17.30, aliran listrik di sekitar Waena Perumnas III dan Kali Kampwolker padam.  dimatikan. Saat lampu dimatikan, terdengar bunyi tembakan beberapa kali.

Loading...
;

“Saat itu, Buchtar Tabuni bersama keluarganya berada di luar rumah. Sambil menunggu adiknya pulang ke rumah, Tabuni duduk di pinggiran Jalan Kali kampwolker, bersama ayah dan bibinya. Tabuni sempat bertemu dengan satu warga yang pulang berkebun.

“[Warga itu] memberikan buah ketimun kepada Tabuni,  dan mereka bercerita tentang situasi di Jayapura. Tiba-tiba empat orang bersenjata lengkap muncul dari arah kali, dan langsung menodongkan senjata mereka ke arah Tabuni. Karena kaget, Tabuni berteriak, hingga membuat panik pihak keluarga,” kata Dogopia.

Sejumlah warga Kali Kampwolker yang mendengar penangkapan itu sempat berupaya menghalangi polisi membawa pergi Tabuni, dan sempat bersitegang dengan aparat keamanan yang menangkap Tabuni. Dogopia menyatakan polisi sempat melepaskan tembakan sebelum akhirnya membawa Tabuni pergi ke Markas Brigade Mobil Daerah Papua di Kotaraja, Kota Jayapura. “Kini Tabuni ditahan di Polda Papua,” kata Dogopia.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top