Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

LDK berpotensi menggagalkan Caleg terpilih

Anggota Bawaslu Papua, Ronald Manoach – Jubi/Arjuna Pademme

Jayapura, Jubi – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Papua menyebut Laporan Dana Kampanye (LDK) berpotensi menggagalkan Calon Legislatif (Caleg) duduk di DPR meski Caleg itu mendapat suara terbanyak saat Pemilihan Legislatif (Pileg), 17 April 2019.

Anggota Bawaslu Papua, Ronald Manoach mengatakan, potensi itu ada jika hingga batas waktu yang ditentukan Caleg tidak melaporkan dana kampanyenya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Caleg dan pengurus Parpol diingatkan tidak terlena dengan proses pumungut hitung hasil perolehan suara Pemiluh yang masih berlangsung hingga kini.

Laporan dana kampanye Caleg dan Partai Politik (Parpol) menurutnya, dimulai pada 26 April hingga 2 Mei 2019. Jika Caleg terlambat melaporkan dana kampanye atau asal-asalan dalam membuat laporan dan bermasalah saat diaudit oleh akuntan publik, akan ada sanksinya.

“Bisa saja diskualifikasi meski Caleg itu memenuhi syarat perolehan suara duduk di DPR,” kata Ronald Manoach, Senin (22/4/2019).

Loading...
;

Bawaslu bersama KPU kata Ronald, terus mengingatkan pengurus Parpol dan Caleg agar itu tidak terjadi, karena berpotensi menimbulkan konflik. Tidak hanya di masyarakat juga dalam internal Parpol.

Potensi konflik internal katanya, dapat terjadi jika ada pengurus Parpol yang mencalonkan diri sebagai legislatif namun perolehan suaranya tidak memenuhi syarat untuk duduk di DPR.

Ia bisa saja tidak lagi peduli mengingatkan kadernya yang mencalokan diri sebagai anggota legislatif untuk segera melaporkan dana kampanye.

“Akhirnya hancur semuanya. Ada kader dari Parpol itu yang lolos tapi karena terlambat memasukkan dana kampanye, sehingga disanksi. Makanya kami mengingatkan pengurus Parpol jangan seperti itu,” ujarnya.

Salah satu Caleg DPR Papua, Irenius Liku Bolly mengaku kini sedang menyiapkan laporan dana kampanyenya untuk diserahkan ke KPU sebelum batas waktu yang ditentukan.

“Saya sedang susun laporannya. Sebagai seorang Caleg, kami terikat dengan aturan yang harus dipatuhi,” kata Liku Bolly. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top