Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Legislator tak setuju penarikan guru ASN dari sekolah swasta di Mimika

Anggota DPR Papua, Ferry Omaleng (kiri) saat bersalaman dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe usai paripurna APBD Papua tahun anggaran 2019 pada Januari 2019 lalu – Jubi/Arjuna.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota DPR Papua dari 14 kursi pengangkatan perwakilan Kabupaten Mimika dari wilayah adat Meepago, Ferry Omaleng menyatakan tidak setuju jika guru ASN ditarik dari sekolah swasta, seperti rencana Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika.

Menurut Ferry Omaleng, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika telah mengeluarkan surat keputusan atau SK penarikan guru ASN dari sekolah swasta. Namun ia khawatir kebijakan itu berdampak pada dunia pendidikan di Mimika, karena di kabupaten itu lebih banyak sekolah swasta dibanding sekolah negeri.

“Mestinya dipertimbangkan dan dikaji dulu karena kondisi di Papua, termasuk Mimika tidak seperti provinsi lain di Indonesia,” kata Ferry Omaleng, Kamis (18/7/2019).

Ia mengatakan hingga kini Provinsi Papua secara umum, khususnya di Kabupaten Mimika masih kekurangan guru. Jika guru ASN yang mengajar di sekolah swasta ditarik, kemungkinan akan banyak sekolah swasta di Mimika yang tutup. Padahal selama ini sekolah swasta sangat berperan dalam dunia pendidikan di Papua, terutama di daerah pedalaman.

Loading...
;

“Pasti proses belajar mengajar di sekolah swasta akan terhenti. Ini sama saja membunuh masa depan generasi Papua, terutama yang ada di pelosok. Saya harap kepala Dinas Pendidikan dan Bupati Mimika mempertimbangkan kembali keputusan itu,” ujarnya.

Kata Ferry Omaleng, jika memang ini merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan, bupati Mimika mesti bertemu menteri dan meminta waktu agar ada kebijakan menunda penarikan guru berstatus ASN dari sekolah swasta di Mimika.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jeni O Usmani mengatakan pihaknya akan menarik guru ASN dari sekolah swasta karena para guru itu digaji oleh pemerintah, sehingga mesti memberikan pelayanan kepada murid di sekolah negeri.

“Kami sudah mengeluarkan SK penarikan semua guru ASN dari sekolah swasta. Sebelum tahun ajaran baru, semua guru ASN akan kami tarik dari sekolah swasta dan disebar ke sekolah negeri,” kata Jeni Usmani.

Menurut Jeni, kebijakan itu tentu akan mendapat protes dari berbagai pihak. Namun diharapkan publik memahaminya karena merupakan aturan yang harus dilaksanakan. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top