LMA Papua ajak masyarakat menerima apapun putusan MK terkait PHPU

LMA Papua ajak masyarakat menerima apapun putusan MK terkait PHPU

Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat Papua, Paskalis Netep. – Jubi/Arjuna Pademme

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Lembaga Masyarakat Adat atau LMA Provinsi Papua mengajak masyarakat di 29 kabupaten/kota di provinsi itu menghargai apapun putusan Mahkamah Konstitusi terkait perselisihan hasil Pemilihan Umum 2019 atau PHPU. Hal itu disampaikan Sekretaris LMA Papua, Paskalis Netep menjelang sidang Mahkamah Konstitusi memeriksa permohonan PHPU pada 14-24 Juni 2019 mendatang.

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan memutus seluruh PHPU pada 28 Juni 2910 mendatang. Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan KPU daerah dijadwalkan mengumumkan penetapan calon anggota legislatif (caleg) terpilih pada 1 Juli 2019.

“Masyarakat harus tetap tenang. Apapun keputusan MK, itu final. Tidak ada lagi. Para caleg yang tidak terpilih juga mesti menerima dengan lapang dada,” kata Pasklis Netep, Selasa (11/6/2019).

LMA Provinsi Papua telah menginstruksikan kepada LMA di kabupaten/kota untuk mengajak masyarakat tetap menjaga keamanan dan kedamaian pasca putusan MK maupun pengumuman penetapan caleg terpilih periode 2019 – 2024.

Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Provinsi Papua, Pdt Lipyus Biniluk menyerukan hal yang sama. Katanya, apapun keputusan MK, pihak pemohon dan termohon serta masyarakat Papua harus menerima. “Keputusan MK adalah yang tertinggi. Masyarakat jangan mudah terprovokasi,” kata Pdt. Lipyus Biniluk.

Ia tidak ingin masyarakat menjadi korban kepentingan politik oknum-oknum tertentu. Pdt Lipiyus Biniluk menegaskan toleransi dan kerukunan di masyarakat Papua yang terjalin baik selama ini tidak boleh dinodai oleh kepentingan politik sesaat. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)