Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Luciano: Karakter Persipura harus dikembalikan

Boaz Solossa dan kawan-kawan saat menjalani latihan rutin – Jubi/Media Officer Persipura Jayapura.

Jayapura, Jubi – Pelatih kepala Persipura Jayapura Luciano Leandro mengatakan dirinya ingin mengembalikan karakter bermain Mutiara Hitam julukan Persipura seperti sebelumnya.

Menurut Luciano, karakter bermain Boaz Solossa dan kawan-kawan mulai hilang, karena dari dulu Persipura dikenal selalu bermain cepat, mengalirkan bola dari kaki ke kaki.

“Penampilan ini yang mau saya ciptakan lagi. Selain itu kepercayaan diri pemain dalam setiap laga harus ditumbuhkan kembali,” kata Luci sapaan akrabnya kepada Jubi, Selasa (26/2/2019).

Dikatakan, dirinya sudah mengetahui karakter bermain Persipura semenjak dirinya masih menjadi pemain di PSM Makassar maupun Persija Jakarta.

“Mereka penuh percaya diri dan bermain sangat cepat. Itu yang saya minta harus ada lagi sekarang. Saya mau kembalikan karakter Persipura sekarang ini dan saya berharap selalu mendapat support dari publik,” ujarnya.

Loading...
;

Persipura sendiri akan bertolak menuju Jawa Tengah pada 28 Februari nanti, dan selanjutnya akan kembali menjalani uji tanding dengan klub sepak bola Persijap Jepara pada 3 Maret mendatang.

Leandro pun berharap, timnya tetap konsisten dan tak kehilangan konsentrasi untuk mengaplikasikan sejumlah taktik yang sudah diterapkan dalam latihan.

Terpisah, pengamat sepak bola Papua Mial Balebata Armand mengatakan, ciri khas permainan cepat Persipura sudah menjadi bukti bahwa klub paling timur Indonesia tersebut dapat berbicara lebih dalam kancah sepakbola nasional maupun Asia.

“Kalau mengukur Persipura di kancah sepak bola nasional tidak perlu lagi diragukan, namun belakangan Persipura seperti kehilangan rohnya. Saya berharap dengan pelatih yang baru ini, Persipura bisa bangkit dari keterpurukan pada dua musim terakhir,” katanya.

Mial pun berharap, pada turnamen pra musim Piala Presiden, Luciano lebih banyak mempercayakan pemain mudanya dalam setiap pertandingan.

“Karena dengan begitu prmain muda kita tidak akan demam lapangan saat menghadapi kompetisi yang sesungguhnya Liga 1. Tapi Piala Presiden ini juga penting, kalau bisa juara kenapa tidak,” ujar mantan pemain Persidafon Dafonsoro tersebut. (*)

 

Editor :  Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top