Madrasah di Kota Jayapura mulai terapkan pendidikan berbasis teknologi informasi

Madrasah di Kota Jayapura mulai terapkan pendidikan berbasis teknologi informasi

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Syamsuddin memantau pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional di Jayapura, Papua. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Madrasah di Kota Jayapura, Papua, mulai menerapkan kegiatan belajar mengajar berbasis teknologi informasi. Upaya itu dilakukan agar para murid madrasah yang mempelajari bahan ajar berbasis agama Islam tetap bisa bersaing dengan murid sekolah umum.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Syamsuddin di Jayapura, Selasa (14/5/19). “Madrasah juga mengacu penerapan teknologi informasi (di berbagai sekolah umum). Penerapan teknologi informasi (dalam pendidikan di madrasah) tidak bisa dihindari lagi, karena sekarang era digital. Pendidikan berbasis teknologi informasi itu juga mendukung visi Kota Jayapura menjadi smart city,” kata Syamsuddin.

Meskipun mulai menerapkan pendidikan berbasis teknologi informasi, Syamsuddin menegaskan kegiatan belajar-mengajar di madrasah tetap bertitik berat kepada bahan ajar berbasis agama Islam. “Selain pendidikan agama Islam, para siswa madrasah juga belajar bidang studi umum, kurikulumnya sama dengan kurikulum sekolah umum. Hanya saja, (porsi) pendidikan agama (lebih banyak, dan) dibagi menjadi lima bidang studi, yaitu Quran, Hadits, bahasa Arab dan Fiqih,” ujar Syamsuddin.

Syamsuddin menambahkan pendidikan berbasis teknologi informasi akan menciptakan generasi muda yang memiliki pengetahuan dan ilmu yang sesuai dengan dinamika perubahan zaman. “Saat ini, belum semua madrasah di Kota Jayapura sudah mampu menerapkan pendidikan berbasis teknologi informasi. Kami masih mengalami keterbatasan sarana,” ungkap Syamsuddin.

Madrasah merupakan lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Kementerian Agama. Di Kota Jayapura ada 23 madrasah, dengan rincian tujuh Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD), sembilan Madrasah Tsanawiyah (setara SMP), dan tujuh Madrasah Aliya (setingkat SMA).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan, pendidikan sangat penting dalam kehidupan, karena setiap manusia berhak mendapatkan pendidikan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. “Salah satu perhatian Pemerintah Kota Jayapura adalah bidang pendidikan. Kami harapkan pendidikan di Kota Jayapura menjadi barometer di Papua,” kata Pekey.

Menurut Pekey, indeks pembangunan manusia (IPM) merupakan indikator penting dalam keberhasilan pembangunan di Kota Jayapura. “Pada tahun 2017, IPM Kota Jayapura 78,6. Itu merupakan capaian tertinggi di Papua. Angka melek huruf di Kota Jayapura pada 2017 sudah 99,93 persen. Tahun ini angka melek huruf sudah 100 persen. Ini menunjukkan keseriusan dan perhatian besar Pemerintah Kota Jayapura untuk terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan,” jelas Pekey. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)