Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Mahasiswa laporkan dugaan Caleg pelaku politik uang

Ilustrasi, pixabay.com

Temuan hasil di lapangan dilaporkan ke Bawaslu Cianjur dilengkapi barang bukti berupa amplop berisi uang, stiker dan “screenshoot” postingan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Cianjur, Jubi – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cianjur, Jawa Barat, melaporkan calon anggota legislatif untuk DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan, berinisial JP ke Bawaslu, karena diduga melanggar Pemilu melakukan politik uang.

“Laporan berdasarkan informasi yang didapat HMI melalui postingan di media sosial,” kata Ketua HMI Cabang Cianjur, Dede Romansyah, Jumat, (12/4/2019).

Berita terkait : Bawaslu Sulteng siap pidanakan masyarakat terlibat politik uang

Loading...
;

Kapolres Mimika akan beri hadiah bagi pelapor politik uang

Calon bupati ini janjikan motor bagi pelapor politik uang

Dalam postingan terlihat video yang menunjukkan beberapa orang menerima amplop berisikan uang tunai Rp 50 ribu serta stiker gambar JP lengkap dengan nomor urut dan partainya.

“Begitu dapat informasi tersebut kami cek keaslian dan kebenarannya karena sudah viral di medsos. Dalam postingan tercantum alamat lengkap kegiatan kampanye yang diduga disisipi politik uang,” kata Dede menambahkan.

Hasil penelusuran ke lokasi menemukan beberapa orang yang hadir dalam kegiatan kampanye tersebut. Bahkan mereka membenarkan beberapa hari lalu ada kegiatan kampanye JP di salah satu villa di Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, yang dihadiri seratusan warga.

Setelah kegiatan selesai peserta yang hadir diberi amplop berisikan uang dan stiker pencalonan JP secara terpisah.

“Temuan hasil penelusuran di lapangan kami laporkan ke Bawaslu Cianjur. Kami juga lengkapi barang bukti berupa amplop berisi uang, stiker dan “screenshoot” postingan,” katanya.

Baca juga :  Politik uang dan penebar isu SARA, rendahkan martabat rakyat

Panwas dan Parpol Kabupaten Nabire deklarasikan tolak politik uang

Komisioner Bawaslu Cianjur Tatang Sumarna, mengatakan segera menindaklanjuti laporan dugaan politik uang yang dilakukan saat kampanye caleg DPR RI itu. Meksi begitu ia akan mempelajari materi laporan terlebih dahulu, sebelum melakukan pengembangan dan memanggil pelapor serta terlapor yang melakukan politik uang.

“Kalau belum lengkap ada waktu tiga hari untuk melengkapi. Saya belum bisa berkomentar lebih lanjut karena harus dipelajari terlebih dahulu materi laporannya,” kata Tatang.

Menurut Tatang, Bawaslu akan meningkatkan prosesnya jika terbukti ada unsur politik uang.”Politik uang secara tegas dilarang dalam regulasi yang ada,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top