Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Mahasiswa Uncen minta tujuh aktivis Papua dipulangkan 

Para ketua BEM fakultas Uncen – Jubi/Hengky Yeimo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Mahasiswa sembilan fakultas di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura minta tujuh aktivis dan mahasiswa Papua yang ditahan di Polda Kalimantan Timur dapat dipulangkan ke Papua.

Ketua BEM Fisip Uncen, Demianus Sabu, mengatakan hari ini tujuh aktivis yang telah ditahan di Kalimantan Timur harus dikembalikan lantaran kondisi kesehatan mereka memburuk.

“Kami meminta untuk sidang itu harus dilakukan di Papua karena keamanan sementara ini di Papua sendiri ibu kota Provinsi Papua Jayapura keamanan ini efektif makanya kami  di sini bertanggangg jawab [atas] jalannya sidang persidangan tujuh aktivis itu. Maka sebagai mahasiswa kami minta untuk segera mengembalikan mereka ke Jayapura ibukota Provinsi Papua untuk melakukan sidang,” katanya, kepada wartawan, Selasa (21/1/2020).

Sabu mengatakan aparat keamanan harus juga melihat kondisi fisik karena tujuh aktivis ini mereka memiliki keluarga dan anak-anak.

“Mereka bisa mengikuti sidang itu mereka bisa melihat sendiri sidang berlangsung sehingga harapan kami bahwa untuk segera dikembalikan ke Jayapura dan mereka pihak keluarga mereka bisa menyaksikan sidang itu sama-sama di Jayapura,” katanya.

Sabu mengatakan informasi bahwa ada perjalanan sidang yang tidak efektif dan penuh manupulasi sehinga harus di Papua.

Loading...
;

“Mereka (Hakim) di lembaga kayaknya ada sedikit ada sakit-sakitan di situ juga kalau dia di Jayapura kemungkinan mungkin keluarganya bisa jenguk atau bagaimana ini kan dia di luar sana makanya hal-hal seperti ini jangan sampai nanti ada apa terulang lagi. Makanya kami minta untuk segera singgah ada hal-hal begini kan keluarga bisa kontrol mungkin seperti itu mungkin dari kami seperti itu,” katanya.

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Kedoktetan, Bonny Wenda, mengatakan tuduhan yang didakwakan itu tidak mendasar sehingga tujuh aktivis Papua yang saat ini ditahan di Polda Kalimantan Timur harus dipulangkan ke Papua.

“Saya menegaskan dalam melakukan sidang itu  bagian ini penyelenggaraannya kepolisian, terus Jaksa juga ada yang tidak adil, jadi dalam hal ini kami harap dalam pelaksanaannya harus jujur supaya publik tahu dan sejauh ini belum ada kejelasan bagaimana keadaan mereka di sana dan tujuh tahanan politik yang ditahan segera dikembalikan ke Papua, sidang harus di Papua, harapan kami, kami mohon pihak penyelenggara hukum supaya penyelenggaraannya harus tertib dan harus segera kembalikan,” paparnya.

Ketua BEM Fakultas FKIP, Nikson Hesegem, mahasiswa dan keluarga besar merasa tidak diberi ruang untuk melihat keluargga dan teman mereka selama ini.

“Untuk keluarga saat ini mereka trauma seperti apa kami melihat juga tujuh tahanan merasa trauma   hingga sakit ini harus diperhatikan,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top