HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Malaysia sita 3,7 ton narkoba

Ilustrasi barang bukti narkoba, (Jubi/Humas Polda Papua Barat).

Malaysia merupakan titik transit utama untuk narkoba ilegal, dan pihak berwenang menyita jumlah rekor sabu kristal dalam setahun terakhir.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kuala Lumpur, Jubi – Pihak berwenang Malaysia mengatakan telah menyita hampir 3,7 ton ketamin dan kokain senilai 161 juta dolar AS. Temua itu merupakan terbesar dalam operasi di negara tersebut.

Malaysia merupakan titik transit utama untuk narkoba ilegal, dan pihak berwenang menyita jumlah rekor sabu kristal dalam setahun terakhir.

“Sekitar 467 kg ketamin disembunyikan di dalam karung yang ditemukan di sebuah ruko di Puncak Alam, di pinggiran Kuala Lumpur, selama operasi gabungan antara bea cukai dan kepolisian pada 18 Agustus,” kata direktur jenderal Bea Cukai, Paddy Abdul Halim kepada media, Jum’at, (23/8/2019).

Loading...
;

Baca juga : Delapan TKI Dideportasi Malaysia Tersangkut Narkoba

Polda dan BNP Sumut Antisipasi Narkoba dari Malaysia Masuk Tanjung Balai

Polda Riau musnahkan tujuh kilogram sabu-sabu asal Malaysia

Penemuan tersebut disusul penangkapan dan interogasi sejumlah tersangka yang kemudian membawa tim ke ruko lainnya dan menemukan 3,2 ton kokain. Ketamin tersebut diyakini dikirim dari Pakistan ke Malaysia. “Sedangkan kokain berasal dari Ekuador,” kata Paddy mengungkapkan.

Menurut dia, penyelidikan awal menunjukkan obat-obatan yang dicurigai tersebut direncanakan akan diekspor ke negara ketiga. Obat-obatan yang disita diperkirakan memiliki nilai sekitar 676 juta ringgit atau 161,41 juta dolar AS.

Pihak berwenang meringkus empat warga Malaysia dan sembilan warga asing selama operasi tersebut. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top