Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Mama -mama di Nabire tagih janji Pemkab terkait pembangunan pasar baru

 

Suasana tempat jualan mama – mama Papua di Pasar Baru Kalibobo Nabire – Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Pedagang mama – mama Papua di Nabire menagih janji Pemerintah Kabupaten setempat. Ini terkait lontaran Bupati Isaias Douw yang akan membangun pasar khusus bagi mereka. Namun hingga saat ini, janji tak kunjung ada.

Seorang mama pedagang Papua, Yohana Pekei mengatakan dia bersama rekan – rekannya masih menunggu realisasi dari janji Pemkab tersebut.

“Kami pertanyakan janji pemerintah yang katanya mau bangun pasar untuk mama – mama,” ujar Mama Pekei di Nabire, Rabu (07/08/2019).

Loading...
;

Dia menilai , Pemkab Nabire seakan tidak peduli dengan mama – mama Papua yang berjualan dengan hanya dengan menggelar karung untuk menaruh jualannya.

“Jadi kalau begitu jangan janji – janji saja,” kata mama yang sering berjualan di pasar Kalibobo Nabire ini.

Terpisah, seorang mama lainnya, Maria Pekei menambahkan pihaknya tidak meminta pasar yang mewah, yang berkeramik bahkan yang bertingkat. Tetapi cukuplah bisa melindungi mereka dari panas dan hujan.

“Kami tidak bisa jualan di pasar tingkat, yang bagus – bagus. Kami hanya mau ada tempat yang baik, tidak hujan dan panas,” tambahnya.

Sebelumnya pada 2017 silam, Bupati Nabire, Isais Douw berjanji akan membangun pasar khusus untuk pedagang asli mama – mama Papua. Kata Bupati Isaias, mama-mama pedagang di Nabire yang selama ini berjualan di pinggir jalan, trotoar, dan pasar-pasar kaget, akan segera memiliki pasar khusus.

“Mama-mama dari gunung sampai kepulauan akan punya pasar baru yang dikhususkan untuk mereka,” ujar Bupati Nabire Isaias Douw kepada sejumlah media, usai memberikan bantuan kepada mama-mama asli Papua di Kantor Dinas Perdagangan Nabire, Kamis (16/11/17).

Dikatakan Isaias, Pemkab Nabire dan dinas teknis telah merencanakan pasar khusus bagi mama-mama Papua, agar mereka terpusat berjualan di pasar tersebut.

“Kami sudah programkan untuk 2018 nanti. Jadi ada pasar yang hanya ada OAP, penjual noken, sayuran, pinang dan sebagainya. Tentunya akan diatur, dan kami akan kumpulkan mereka dan bahas itu,” tuturnya.

Menurut Isaias, selama ini masyarakat kerap menyuarakan kalau tidak ada pasar untuk mama-mama. Untuk itu, pemerintah tidak menutup mata.

“Semua program harus direncanakan dengan matang sebelum dilaksanakan. Dan khusus untuk pasar ini akan digunakan dana dari otonomi khusus,” ujarnya kala itu. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top