HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Manajemen Pelni bilang tiket ada, loket Pelni bilang tiket habis

Ilustrasi KM Ceremai – pelni.co.id

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Cabang Pelni Jayapura, Hariyanto Sembiring membantah kabar bahwa tiket kapal laut dari Papua pada musim lebaran 2019 telah habis dibooking para calon pemudik dari Papua. Sembiring memastikan tiket kapal laut pada musim lebaran masih ada dengan harga tiket yang mengikuti ketentuan Kementerian Perhubungan.

Hal itu disampaikan Sembiring di Jayapura, Selasa (14/5/2019). “(Tiket) tidak habis, tiket ada. Tetapi harus disesuaikan dengan ketersediaan kursi di setiap kapal. Itu merupakan cara kita untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang yang akan berlayar,” kata Sembiring.

Ia menyebut melonjaknya harga tiket pesawat menambah minat para pemudik dari Papua untuk mudik dengan kapal laut “Dan sampai sekarang kami memerikan harga yang sama sesuai ketentuan Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Sembiring mengakui, pihaknya menerima banyak desakan dari para calon penumpang yang ingin memaksa membeli tiket tanpa nomor penumpang. Para calon penumpang itu menyatakan siap duduk di lorong dan dek kapal, asalkan bisa naik kapal dan mudik ke daerah asalnya.

Loading...
;

Akan tetapi, Sembiring menyatakan PT Pelni tetap akan melayani tiket sesuai ketersediaan kabin ataupun tempat tidur penumpang. “Sekali lagi bahwa pembatasan tiket ini merupakan demi kenyamanan penumpang atau pemudik yang akan berangkat,” ujarnya.

PT Pelni telah menyiapkan enam kapal berkapasitas 2.000 hingga 3.000 penumpang untuk melayani para pemudik. Kapal yang disiapkan untuk musim lebaran 2019 itu adalah kapal yang diberangkatkan dari Jayapura pada rentang waktu 7 Mei hingga 28 Mei mendatang.

Jaminan ketersediaan tiket kapal laut dari Sembiring tidak membuat para calon penumpang mudah membeli tiket.  Musrin, salah satu warga Jayapura yang ingin mudik dengan kapal laut, mengaku kecewa karena loket tiket di Kantor PT Pelni Jayapura menyatakan tiket penumpang habis hingga 28 Mei mendatang. Padahal Musrin berencana pulang kampung dengan kapal laut PT Pelni bersama seluruh anggota keluarganya.

Musrin menyebut banyak penumpang lainnya juga tidak bisa membeli tiket dari loket PT Pelni Jayapura. “Saya juga berpapasan dengan penumpang lainnya yang mau mudik ke Makasar, dan mereka juga tidak kebagian tiket. Ini yang harus ditanyakan kepada pemerintah (kenapa tiket dinyatakan ada, tetapi loket menyatakan tiket habis?). Tiket pesawat sudah mahal, tidak kapal tidak ada, bagaimana kami bisa mudik dan bertemu dengan keluarga?” Musrin mempertanyakan. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)