HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Masih ada kebun di cagar alam Robonghollo

Lahan perkebunan masyarakat yang baru dibuka di kawasan cagar alam Robongholllo – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Meski sudah ada larangan membuka lahan di kawasan cagar alam Robonghollo, pasca banjir bandang Sentani, Maret silam, saat ini sudah ada oknum masyarakat yang membuka lahan untuk berkebun di kawasan tersebut. Ironisnya, lahan yang baru dibuka tersebut tidak jauh dari jalan lingkar utara dan Rumah Dinas Bupati Jayapura.

Sejumlah pihak menyayangkan adanya pembukaan lahan tersebut dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk menindak tegas oknum masyarakat yang dengan sengaja membuka lahan tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapaura, Kris Kores Tokoro, yang dihubungi terkait hal tersebut mengatakan pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap oknum masyarakat yang telah membuka lahan di kawasaan cagar alam Robonghollo.

“Kami akan segera mengambil langkah tegas terhadap hal ini. Padahal sudah berulang kali kami lakukan sosialisasi dan pemberitahuan terkait larangan beraktivitas di kawasan cagar alam Robonghollo,” ujar Tokoro, saat dihubungi di Sentani, Selasa (9/7/2019).

Loading...
;

Menurutnya, dalam waktu dekat ini pemerintah daerah dan sejumlah stakeholder akan melakukan penanaman sejuta pohon di kawasan cagar alam.

Dikatakan, rencana ini sudah disosialisasikan kepada semua warga masyarakat yang berada di sekitar kawasan cagar alam untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut dengan tidak melakukan hal-hal diluar dari apa yang sudah ditetapkan untuk kawasan cagar alam Robonghollo.

“Papan berisi larangan, spanduk, sudah dilepas dan dibongkar oleh oknum masyarakat. Oleh sebab itu ke depannya, ketika ketahuan dan kedapatan ada yang melakukan aktivitas di kawasan cagar alam Robonghollo, kami akan proses hukum sesuai dengan peraturan yang sudah kami tetapkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Pencinta Lingkungan Hidup (PPLH) Kota Sentani, Menase Bernard Taime, meminta agar Pemerintah Kabupaten Jayapura segera membangun pos-pos keamanan di sekitar kawasan cagar alam Robonghollo sehingga palanggaran yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab dapat terpantau dan dilaporkan segera kepada pihak berwajib.

“Contoh kecil saat ini sudah ada yang buka lahan untuk berkebun, padahal dekat sekali dengan kediaman Bupati Jayapura. Kalau tidak ada pos pengamanan kawasan cagar alam, maka dengan mudah masyarakat akan kembali melakukan aktivitas di kawasan yang sudah dilarang ini. Bangun pos lebih dulu, lalu melakukan penanaman pohon,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)