Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Masyarakat harus jaga wibawa dan adat istiadat

Ondofolo Besar Kampung Sereh, Yanto Eluay – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Aksi palang memalang fasilitas umum yang kerap dilakukan oleh masyarakat adat belakangan ini dinilai tidak etis oleh sejumlah tokoh masyarakat adat di Kabupaten Jayapura.

“Segala sesuatu ada jalan keluarnya, tidak harus dengan palang memalang,” ujar Ondofolo Kampung Sereh, Yanto Eluay, saat ditemui di Sentani, Selasa (23/7/2019).

Dikatakan, ketika ada persoalan terkait hak ulayat, persolan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur yang tepat dan bermartabat.

“Pemerintah bisa kita undang untuk membicarakan hal ini di para-para adat, dan itu cara yang terbaik menyelesaikan persoalan kita saat ini. Nilai-nilai adat secara turun temurun mengajarkan kita untuk bertindak secara baik dan bermartabat,” jelasnya.

Loading...
;

Hal senada juga dikatakan Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Sentani, Demas Tokoro. Di Papua tidak ada tanah yang tidak bertuan. Segala sesuatu yang dilakukan untuk kepentingan bersama harus dibicarakan dengan baik-baik.

“Biasanya ada kesepakatan-kesepakatan yang dilakukan antar kedua belah pihak, baik secara lisan dan tertulis. Tetapi juga, ketika kesepakatan ini dilanggar maka ada pihak yang akan memberontak dengan melakukan aksi-aksi pemalangan seperti saat ini sering terjadi. Untuk menghindari hal tersebut, kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya harus direalisasikan dengan baik,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top