Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Masyarakat Yahukimo tolak 61 orang yang mengklaim diri mewakili Papua

Demonstrasi damai di Yahukimo, Papua – Piter Lokon/Jubi.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Masyarakat Yakuhimo menolak pernyataan 61 orang yang mengklaim diri mewakili Papua dan Papua Barat saat bertemu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Negara beberapa waktu lalu. Ini disampaikan dalam aksi demonstrasi yang digelar, Senin (16/9/2019).

Salah seorang pedemo Alen Pahabol mengatakan, apapun yang disampaikan 61 orang itu kepada Presiden sama sekali tak mewakili aspirasi masyarakat Papua.

“Kami menolak dengan tegas  61 orang yang mengklaim tokoh Papua dan makan bersama dengan Presiden itu. Kami tolak, mereka itu bukan manusia yang sebenarnya, itu diperdaya intelijen yang sedang bermain untuk mengadu domba kami bangsa Papua ini,” katanya.

Menurutnya, pembangunan Istana Negara di Papua dan pemekaran Provinsi serta kabupaten di Papua bukan solusi yang mereka inginkan.

Loading...
;

“Tawaran itu bukan solusi. Tawaran ibu kota dan pemekaran daerah otonom baru Provinsi dan kabupaten itu kami tolak, pokoknya tawaran apapun itu, tidak ada,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengaku tidak tahu menahu tentang pertemuan 61 orang Papua yang disebut sebagai tokoh Papua dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Presiden.

“Saya tidak tahu tentang pertemuan itu. Dalam kapasitas apa mereka datang bertemu juga saya tidak tahu,” kata Gubernur Enembe saat ditanya wartawan usai penyerahan bantuan untuk korban amuk massa di beberapa wilayah Papua dan Papua Barat oleh Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jayapura, Selasa (10/9/2019).

Menurutnya, ia tahu tentang pertemuan itu pun dari media massa. Namun Gubernur Enembe menekankan bahwa persoalan di Papua ini bukan persoalan sederhana yang bisa diselesaikan dengan membangun Istana Presiden di Papua atau asrama mahasiswa nusantara ataupun pemekaran wilayah seperti yang disampaikan oleh 61 orang tersebut.

“Dalam situasi seperti sekarang ini memang akan banyak orang yang coba memanfaatkan situasi untuk kepentingan masing-masing,” kata Gubernur Enembe. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top