Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Memudarnya keadilan dan hukum di NKRI

Hukum dan keadilan – Jubi/9wiki.net

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Oleh: Balthasar Berek

Keadilan berarti sesuatu yang dijalankan sesuai dengan porosnya atau situasinya. Maka keadilan berarti tindakan seseorang atau kelompok yang sesuai dengan aturan yang menjadi kesepakatan bersama dalam lingkungan masyarakat yang luas. Keadilan tidak hanya terjadi pada sekelompok orang atau pihak-pihak tertentu, melainkan terjadi dan harus dialami oleh semua orang atau semua warga negara.

Hukum ialah peraturan atau sistem yang secara resmi dan universal dianggap mengikuti, yang dikukuhkan oleh penguasa untuk kepentingan bersama sebagai suatu kelompok. Hukum juga ialah patokan yang dibuat dan dilaksanakan bersama.

Hukum sebagai patokan ialah untuk kepentingan semua orang. Hukum tidak dibuat untuk kepentingan individu atau kelompok. Hal ini berhubungan dengan hukum universal. Meskipun dalam suatu kelompok atau komunitas memiliki hukumnya tersendiri, ada hukum universal yang mengatur hukum individu dan kelompok itu, sehingga hukum individu dan kelompok harus dan dapat disesuaikan dengan hukum universal.

Loading...
;

Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat mengayomi “Keadilan” dan “Hukum”. Dasarnya ialah termuat dalam “Sila Ketiga” yaitu, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan dan “Sila Kelima”, yaitu, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kedua sila ini menjadi dasar keadilan dan hukum di NKRI. Semua warga negara Indonesia diharapkan patuh kepada hukum yang telah ditetapkan oleh para pejuang bangsa ini.

Dalam perkembangannya dari tahun ke tahun kedua sila di atas perlahan-lahan mulai memudar dari wajah NKRI. Keadilan dan hukum yang bersandar pada kesatuan bangsa Indonesia mulai didasarkan pada kepentingan-kepentingan tertentu. Keadilan dalam memperlakukan warga negara tidak sesuai dengan dasar hukum yang menjadi kebijakan bersama dan yang telah ditetapkan oleh para pejuang keadilan dan hukum di negara ini.

Hal yang terjadi dalam perkembangan negara Indonesia, ialah keadilan dan hukum yang dahulunya universal sekarang menjadi individual. Padahal keadilan dan hukumnya ialah sangat universal. Keadilan lebih nampak pada kepentingan-kepentingan politik individu dan kelompok.

Demikian halnya dengan hukum bahwa hukum hanya berlaku kepada orang-orang atau kelompok yang tidak memiliki power atau kalah bersaing dan orang-orang yang tidak memiliki status sosial yang baik. Sehingga hukum pun tidak mengindahkan keadilan yang diayomi oleh Bangsa Indonesia.

NKRI yang identik dengan negara hukum perlahan-lahan mulai memudar. Hukum tidak lagi sebagai hukum universal (di NKRI), melainkan tertuju dan lebih kepada masyarakat sipil. Dengan demikian keadilan pun tidak lagi universal.

Hubungan keadilan dan hukum

Sebagai negara hukum maka hukum (di Indonesia) itu pun harus adil. Aturan hukum dan keadilan harus berjalan bersama. Artinya, bahwa hukum harus berlaku kepada semua orang. Hukum harus adil bagi semua warga negara dengan tidak membeda-bedakan antara masyarakat sipil dan orang-orang yang memiliki power atau para penguasa.

Hukum dan keadilan yang terjadi di Indonesia saat ini bahwa hukum tidak lagi maksimal dan sesuai dengan aturannya. Hukum hanya dapat dan lebih diberlakukan kepada masyarakat sipil. Di sini keadilan tidak lagi dilihat sebagai suatu keadilan yang universal.

Perkembangan bangsa Indonesia saat ini, ialah kepentingan politik individu, politik menggandengkan agama dan kepentingan-kepentingan lainnya, sehingga dapat memudarkan keadilan dan hukum universal yang diayomi oleh bangsa Indonesia.

Kesalahan dalam menafsirkan keadilan dan hukum membawa perkembangan NKRI ke arah yang individualis atau lebih pada kepentingan kelompok atau organisasi tertentu. Keadilan dan hukum di Indonesia bukanlah keadilan dan hukum yang individualis, melainkan keadilan dan hukum yang berlaku untuk semua warga negara Indonesia. Hal ini, agar tidak terjadi sesuatu yang merusak eksistensi bangsa sebagai negara yang memiliki keadilan dan hukumnya.

Keadilan dan hukum dalam perkembangan yang akan datang tidak pada kepentingan politik individu atau kelompok, tetapi untuk kepentingan semua warga negara, sehingga tercipta kesejahteraan bersama. Hal ini memungkin agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan oleh semua masyarakat, seperti saat ini bahwa pengaruh kepentingan individu memudarkan wajah NKRI yang mengjunjung tinggi keadilan dan hukum. Dampaknya bahwa ada begitu banyak persoalan negara yang tidak terselesaikan dengan baik.

Dengan melihat realitas bangsa Indonesia saat ini yang semakin menjauh dari keadilan dan hukum, maka pemerintah harus lebih ketat dan tegas untuk menerapkan keadilan dan hukum di Indonesia. Apabila hukum tidak berjalan sesuai aturannya, maka kepentingan sosial-politik individu atau kelompok dapat menguasai bangsa Indonesia. Pemerintah tidak tergantung pada kepentingan-kepentingan dari individu atau kelompok tertentu, melainkan penerapan keadilan dan hukum yang membawa kesejahteraan bagi semua warga negara.

Hukum harus diberlakukan dengan adil. Hukum tidak diberlakukan kepada individu atau kelompok tertentu sehingga yang lain terbebas dari hukum universal itu. Apabila ditemukan orang atau kelompok yang bertindak dan melewati hukum universal, maka harus diproses dengan adil. Apabila keadilan dan hukum tidak berjalan sesuai dengan aturan yang ada dalam masyarakat, berdampak pada pelanggaran Hak Asasi Manusia, Diskriminasi, Intiminasi, rasisme dan lainnya.

Hal di atas mau menyatakan bahwa perkembangan bangsa Indonesia saat ini tidak berlangsung sesuai hukum yang benar. Kepentingan politik pribadi atau kelompok menghalangi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Apa yang menjadi prioritas bangsa Indonesia dengan berlandaskan Pancasila ini? Perhatian para penguasa, kepada masyarakat sipil (ekonomi, pembangunan infrastruktur) menjadi berkotak-kotak.

Dengan melihat realitas seperti saat ini pemerintah perlu mengkaji dan mengintropeksi dan semua pihak mencari tahu, mengapa bangsa Indonesia telah memudarkan keadilan dan hukum yang dijunjung tinggi? Apakah keadilan dan hukum hanya kepada individu atau kelompok tertentu atau kepada semua warga negara Indonesia? (*)

Penulis adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Fajar Timur Abepura, Papua

Editor: Timo Marten

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top