Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Menlu Australia sebut negaranya punya hubungan baik dengan Iran

Ilustrasi diplomasi, pixabay.com

Menolak tuduhan telah terseret oleh Presiden AS Donald Trump ke dalam konflik lebih luas dengan Iran

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Teheran, Jubi  – Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne menolak tuduhan bahwa negaranya telah terseret oleh Presiden AS Donald Trump ke dalam konflik lebih luas dengan Iran.

“Kami memiliki hubungan kerja yang sangat baik dengan pemerintah Iran,” kata wanita menteri tersebut dikutip Australian Broadcasting Corporation (ABC).

Baca juga : Sikap Australia terhadap Pasifik ‘neokolonial

Loading...
;

Seniman Samoa kecam komentar rasial Wakil PM Australia

Kepulauan Solomon tolak izin perusahaan tambang Australia

Payne menyebut telah berbicara dengan Iran secara rutin. “Kami memiliki kedutaan besar di Iran, yang merupakan sesuatu yang banyak negara tak bisa katakan,” kata Payne menambahkan.

Sementara itu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison, mengatakan sangat banyak minyak mentah yang diperlukan oleh Canberra dikirim melalui Teluk.

Ia menyatakan pemerintah telah memutuskan Australia berkepentingan untuk bekerja sama dengan mitra internasional untuk memberikan sumbangan.

“Sumbangan kita akan terbatas dalam jumlah dan akan terikat waktu,” kata Morrison.

Kantor Berita Iran, IRNA menulis Payne menyatakan masalah buat Amerika Serikat adalah urusan mereka. “Tapi kita mendukung kepentingan nasional kita, dan memajukan keamanan nasional kita, sebagaimana yang diharapkan rakyat Australia dari Pemerintah,” kata Payne menegaskan.

Ia menyebutk tidak berbenturan dengan AS, namun ia memastikan setiap negara membuat keputusan sendiri.

Sejalan dengan kebijakan fobia-Iran, pemerintah Amerika berusaha membentuk koalisi di Teluk yang akan meningkatkan ketegangan di wilayah itu lebih dari sebelumnya.

Banyak negara termasuk Jepang, Jerman, Prancis dan Spanyol sejauh ini telah menolak bergabung dengan koalisi maritim tersebut.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi menggambarkan kemungkinan kehadiran Zionis di Teluk Persia sebagai ancaman nyata terhadap Iran. Ia juga mengatakan memerangi kehadiran mereka adalah hak Iran.

Mousavi mengatakan Iran yakin koalisi itu provokatif yang dianggap setiap kehadiran penguasa pendudukan Zionis di dalam koalisi tersebut sebagai tidak sah. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top