Menteri Keuangan PNG mengundurkan diri

Menteri Keuangan PNG mengundurkan diri

James Marape (kanan, mengenakan topi merah) dengan Perdana Menteri, Peter O’Neill, saat kampanye pemilu 2017. -RNZI/PMO Media

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Pengunduran diri seorang menteri senior dalam kabinet, tindakan terbesar melawan pemerintahannya sejak pemilu 2017, telah mengguncangkan pemerintah PNG di bawah PM Peter O’Neill.

Kali ini, serangan itu datang dari dalam. Pada Kamis (11/4/2019) pekan lalu, siang hari waktu setempat, Menteri Keuangan, James Marape, yang juga merupakan wakil PM, mendadak mengumumkan pengunduran dirinya. Ia berkata akan melanjutkan sebagai MP parlemen tanpa portofolio.

Beberapa jam berselang, Menteri Pertahanan, Solan Mirisim, juga dikatakan akan mengundurkan diri, menurut beberapa laporan media dan dua sumber yang dekat dengan pemerintah PNG. Namun Jumat, Mirisim berkata, dalam konferensi pers di Port Moresby, bahwa ia akan bertahan di pemerintahan O’Neill.

Namun, bahkan jika tidak ada pengunduran diri kedua, hilangnya Marape, yang sudah menjadi menteri keuangan sejak tahun 2012, adalah kerugian besar bagi O’Neill. Sebagai anggota partai People’s National Congress di bawah O’Neill, Marape telah lama menjadi pendukung dan orang kepercayaan O’Neill beberapa tahun terakhir ini.

Meskipun terlihat memiliki perasaan solidaritas, pernyataan Marape menyinggung sudah adanya keretakan selama berbulan-bulan. Kepercayaan antara kedua sahabat itu telah hilang, kata Marape dalam sebuah pernyataan, dengan beberapa perbedaan pendapat dalam hal pendapatan dari minyak, gas dan persoalan ekonomi lainnya.

“Kepercayaan antara PM dan saya sudah mencapai titik paling rendah, setelah kantornya dan rekan-rekannya terus mengirim sinyal negatif, menunjukkan kurangnya kepercayaan mereka pada kepada saya.”

“Saya telah mengemukakan pandangan dan kekhawatiran saya mengenai isu-isu itu, tetapi saya lalu menyadari bahwa sebagian besar saran saya tidak berarti dan tidak kompatibel dengan pandangan dunia Perdana Menteri, sehingga sudah sepantasnya saya keluar dari kabinet,” tulis Marape.

Namun, dalam sebuah pernyataan, O’Neill berkata Marape ingin menghabiskan lebih banyak waktu di daerahnya. (RNZI)

Editor: Kristianto Galuwo

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)