Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Merauke segera miliki BUMD

Wakil Bupati Merauke, Sularso – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Wakil Bupati Merauke, Sularso, mengungkapkan proses seleksi untuk Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sudah dilaksanakan dan kini telah dikantongi namanya. Tinggal menunggu keputusan lebih lanjut dari Bupati Merauke, Frederikus Gebze, siapa yang nantinya menahkodai BUMD tersebut.

“Saya mendapat laporan lisan dari Asisten I Setda Merauke, Agustinus Joko Guritno, kalau sudah final dan nama direktur telah dikantongi,” kata Sularso kepada sejumlah wartawan di Swiss-belhotel, Senin (18/11/2019).

Hanya saja, lanjut dia, masih menunggu keputusan terakhir dari Bupati Merauke. Setelah adanya Direktur BUMN, akan disiapkan seluruh perangkat termasuk rencana kerja tahun ini sehingga tahun depan BUMD sudah dapat berjalan.

“Kenapa kita bentuk BUMD, karena banyak potensi dikelola di sini. Diharapkan BUMD dapat berjalan optimal untuk kepentingan masyarakat. Juga dapat mendorong pendapatan asli daerah (PAD),” katanya.

Loading...
;

Kabupaten Merauke, lanjut Sularso, memiliki beberapa potensi seperti pertanian, perkebunan, perikanan, serta perhubungan yang sangat menjanjikan. Olehnya perlu dikelola dan dikembangkan.

Dijelaskan, setelah direktur dan pengurus BUMD terbentuk, mereka mempresentasikan sub-kegiatan yang dilakukan. Misalnya dalam bidang pertanian, kira-kira apa yang dikelola. Itu perlu dipaparkan sekaligus diketahui masyarakat.

Kehadiran BUMD, lanjut Sularso, tidak semata-mata mencari keuntungan tetapi mendorong pemberdayaan termasuk menyerap hasil produksi masyarakat.

“Kita berharap dengan hadirnya direktur dan pengurus  BUMD, dapat  berkreasi serta mengelola berbagai potensi alam yang ada di Kabupaten Merauke,” katanya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Moses Kaibu, yang dimintai komentarnya mendukung langkah pemerintah menghadirkan BUMD.

Tentunya, lanjut Moses, diharapkan dengan kehadiran BUMD, semua hasil alam yang diproduksi petani di 179 kampung dapat dibeli pemerintah, sekaligus dijual kembali. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top