Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Mesti ada kebijakan untuk pedagang OAP di Bandara Sentani

Mama-mama pedagang noken menjajakan dagangannya di lantai Bandara Sentani – Jubi. Dok

Jayapura, Jubi – Anggota komisi yang membidangi ekonomi, dan perdagangan DPR Papua, John NR Gobai menilai mesti ada kebijakan pihak pengelola bandara dan pemerintah daerah menyediakan tempat berjualan untuk mama-mama pedagang orang asli Papua (OAP) yang menjajakan dagangannya berupa cendera mata khas Papua dan lainnya di Bandara Udara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Ia mengatakan, pengelolaan kawasan bandara sepenuhnya kewenangan pihak pengelola. Namun mama-mama pedagang asli Papua tidak akan mampu membayar, jika mereka harus menyewa tempat berjualan sebagaimana halnya pedagang lain.

Mestinya menurut Gobai, ada kebijakan dari pemerintah provinsi atau kabupaten, bekerjasama dengan otoritas bandara.

Bagaimana agar mama-mama pedagang asli Papua itu disiapkan tempat berjualan dengan tarif terjangkau. Misalnya mama-mama cukup membayar uang retribusi atau lainnya yang nominalnya sesuai kemampuan mereka.

“Saya melihat seorang mama-mama Papua menjual Noken di lantai di area Bandara Sentani. Di belakangan mama-mama itu, seorang karyawati toko Bakery duduk di kursi menjajakan dagangannya. Sebagai anak asli Papua, saya sedih melihat kondisi itu,” kata John Gobai kepada Jubi, Jumat (28/6/2019).

Loading...
;

Kata Gobai, mama-mama penjual Noken itu ingin pemerintah dan otoritas Bandara Sentani memberikan tempat berjualan yang layak. Permintaan ini mestinya direspons pihak terkait agar pedagang asli Papua yang berjualan di Bandara Sentani tidak lagi menjadi korban penertiban yang dilakukan otoritas bandara seperti beberapa waktu lalu.

Kondisi ini menurutnya sangat tidak adil.

“Kami minta Pemda dan otoritas Bandara Sentani berikan tempat berjualan untuk mama-mama pedagang asli Papua. Jangan hanya pemilik cafe kopi dan bakery yang mendapat tempat berjualan layak, sementara mama-mama penjual pinang dan Noken menjajakan dagangannya di lantai bandara,” ucapnya.

Anggota DPR Papua lainnya, Orgenes Wanimbo mengatakan hal yang sama. Menurutnya, pemerintah daerah mestinya berkoordinasi dengan pengelola bagaimana agar pedagang asli Papua di area bandara diberikan tempat berjualan.

“Saya pikir tempat berjualan itu tidak perlu mewah, yang penting padagang asli Papua tidak menjajakan dagangannya di lantai,” kata Wanimbo.

Katanya, jika melihat kondisi kini di Bandara Sentani, sangat terlihat kesenjangan antara pedagang asli Papua dengan mereka yang menyewa tempat berjualan di area bandara. (*)

Editor: Syam Terrajana

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top