Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Mogok Sipil Nasional jadi hasil Rapimnas I KNPB

Rapimnas KNPB ke-I di Tomohon Sulawesi Utara – Piter Lokon/Jubi.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manado, Jubi – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Komite Nasional Papua Barat (KNPB) merumuskan sejumlah hal, salah satunya aksi Mogok Sipil Nasional (MSN) yang digagas oleh 33 KNPB di West Papua, dan tujuh wilayah  KNPB Konsulat Indonesia.

Ketua Umum KNPB Agus Kossay mengatakan, organisasinya tetap solid bersama rakyat Papua untuk menentukan nasib sendiri atau referendum. Untuk itu, langkah Mogok Sipil Nasional (MSN) pun lahir atas amanat penderitaan rakyat Papua yang selama ini tertindas.

“Kita tetap solid bangun basis rakyat menuju Mogok Sipil Nasional untuk menentukan nasib sendiri serta melaksanakan apa yang menjadi keputusan bersama dalam Rapimnas ini,” kata Agus Kossay dalam sambutan rapat  Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang berlangsung dari tanggal 31 Juli – 2 Agustus 2019 di Tomohon, Sulawesi Utara.

Kepada Jubi Agus Kossay mengatakan,  sebagai wadah amanat rakyat Papua, KNPB akan selalu bersama rakyat dan bangsa West Papua hingga kemerdekaan dan hak politik bisa direbut dari tangan Indonesia dan Amerika Serikat, hingga bisa dideklarasikan di sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Loading...
;

“Mereka manipulasi hak politik bangsa Papua demi kepentingan mengeruk kekayaan alam Papua, maka tetap solid untuk laksanakan MSN demi kemerdekaan,” kata Kossay.

Dari sejumlah keputusan, ada beberapa yang memang tak bisa dipublikasikan, mengingat masalah keamanan bagi sejumlah anggota KNPB. Menurut Kossay, beberapa keputusan yang dirahasiakan ini akan dibawa oleh setiap konsulat, serta perwakilan wilayah ke daerah masing-masing untuk dilaksanakan.

“Apa yang menjadi keputusan kita bersama dilaksanakan secara bersama-sama untuk bangsa kita (Papua). Apa yang menjadi cita-cita kita semua, harus segera dilaksanakan,” pintanya.

Kossay pun bersyukur, dalam rapat kali ini, bisa terlaksana dengan baik tanpa ada tekanan baik dari Kepolisian Republik Indonesia maupun TNI, seperti sejumlah rapat kecil KNPB yang sering dibubarkan oleh alat negara Indonesia itu.

“Rapat yang dilaksanakan berjalan baik tanpa ada tekanan seperti biasanya, sehingga hal-hal agenda organisasi bisa dibicarakan dan diputuskan dengan baik,” kata Kossay.

Sementara, Ketua KNPB Konsulat Indonesia Hiskia Meage mengajak seluruh pemuda Papua untuk bersatu, merebut kemerdekaan melalui pelaksanaan hasil Rapimnas ini yang akan dibawa ke daerah masing-masing.

Menurutnya kemerdekaan West  Papua berada di tangan rakyat Papua sendiri. Bangsa Papua telah lama hidup dalam penderitaan, penindasan dan pelanggaran HAM. Untuk itulah keputusan Mogok Sipil Nasional yang akan dilaksanakan kedepannya ini, harus didukung penuh oleh semua kalangan, khususnya Orang Asli Papua.

“Orang lain tidak akan memerdekakan kami bangsa West Papua. Jika kita mengharapkan orang lain itu hanya mimpi khayalan. Rakyat West Papua harus sadar dengan baik dan kita bersatu serta lawan,” kata Hiskia Meage.

Rapimnas yang baru pertama kali dilaksanakan ini, mengusung tema “Mari Kita Merajut Kembali Persatuan Menuju Mogok Sipil Nasional” dengan sub tema “Melalui Rapimnas KNPB Ke-I ini, Mari Kita Memperkuat Internal Organisasi Menuju MSN”.

Selama tiga hari, puluhan pimpinan wilayah KNPB berkumpul dan menghasilkan sejumlah keputusan, yang nantinya akan berguna bagi pergerakan serta perjuangan mereka. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top