Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

MP di PNG tanggapi tuduhan eksploitasi perusahaan pembalakan asing

Jurnalis Clare Rewcastle-Brown mengunjungi desa-desa di PNG sebagai bagian dari investigasinya selama berbulan-bulan dan mengatakan ia melihat ‘penipuan massal.’ – ABC Radio Australia/ Pacific Beat/ Global Witness

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Menyusul rilis sebuah film dokumenter yang menuduh korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan dalam industri pembalakan hutan PNG, seorang anggota parlemen (MP) lokal berjanji pihak berwenang akan menyelidiki perusahaan-perusahan yang terlibat.

Meskipun dulunya pernah menyambut baik perusahaan ini, MP Elias Kapavore dari Pomio di Provinsi East New Britain di PNG, berkata sangat sedikit manfaat yang diperoleh dari perusahaan-perusahaan itu setelah ekstraksi kayu dan kelapa sawit selama bertahun-tahun.

Komentar ini ia ungkapkan setelah situs jurnalisme investigatif Sarawak Report yang berbasis di Inggris mengklaim bahwa masyarakat lokal telah dieksploitasi dengan semena-mena oleh perusahaan-perusahaan perusahaan asing, dan bahwa pihak berwenang di PNG mengabaikan keluh kesah mereka.

Jurnalis Clare Rewcastle-Brown mengunjungi desa-desa ini sebagai bagian dari investigasinya selama berbulan-bulan, dan mengatakan ia menyaksikan ‘penipuan massal’.

“Saya mendapatkan bukti langsung dari mulut masyarakat tentang bagaimana perusahaan-perusahaan kaya ini bergerak dengan lancang di tanah mereka, menebang kayu bernilai miliaran dolar, dan tidak ada tunjangan yang dikembalikan kepada orang-orang Papua Nugini,” tuturnya pada Pacific Beat.

MP untuk Pomio, Elias Kapavore, berkata ia terkejut dengan film itu, dan menekankan bahwa dia mendukung mereka yang berbicara melawan perilaku perusahaan-perusahaan pembalakan. “Pertama, saya percaya kita sudah banyak belajar dari pengaturan khusus yang telah mengarah pada keadaannya saat ini,” kata Kapavore.

Loading...
;

Kapavore dulunya pernah menjadi pendukung vokal perusahaan-perusahaan pembalakan dan kelapa sawit Malaysia di dapilnya. Dalam wawancara pada 2017 dengan badan penyiaran lokal, EMTV, MP darin Pomio itu berkata bekerja dengan perusahaan itu adalah sesuatu yang istimewa karena mereka membawa pembangunan ke daerah-daerah terpencil.

Tetapi hari ini, MP Kapavore berkata pemilik-pemilik tanah setempat belum mendapatkan keuntungan yang dijanjikan itu. “Saya mengakui bahwa kita belum melihat manfaat nyata sehubungan dalam bentuk dukungan untuk kegiatan-kegiatan sosial, seperti sekolah atau kesehatan,” tegas Kapavore. “Meski mereka membuka jalan-jalan, sebagian besar jalan itu hanya berada dalam usaha mereka.”

Kapavore berkata dia akan menghubungi perusahaan-perusahaan yang disebut dalam film itu, dan menindaklanjuti keluhan pemilik-pemilik tanah.

Clare Rewcastle-Brown berkata pemilik-pemilik tanah telah mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan. (Pacific Beat)

 

Editor : Kristianto Galuwo

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top