Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

MRP: Kami belum bisa dialog dengan mahasiswa

Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib mengatakan hingga kini pihaknya belum bisa berkomunikasi atau berdialog dengan para mahasiswa yang memilih pulang dari kota studinya yang berada di beberapa asrama mahasiswa di Kota Jayapura.

Hal ini karena para mahasiswa tersebut belum mau bertemu dengan pihak pemerintah Provinsi Papua maupun MRP.

“Kami mencoba bangun komunikasi tetapi mereka belum ada yang mau buka mulut apalagi bertemu. Jadi kami hanya bisa menyalurkan Bama (bahan makanan) kepada mereka,” kata Murib menjawab pertanyaan Jubi, Jumat (13/9/2019).

Pihaknya hanya bisa bertemu dengan ketua-ketua asrama yang tersebar di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, tempat di mana para mahasiswa yang pulang menumpang.

Loading...
;

“Intinya kita bantu bama dulu sambil menunggu kebijakan Gubernur Papua,” ujarnya.

Kata Murib, dari hasil pertemuan dengan Gubernur Papua, sudah ada sekitar 1.200 mahasiswa yang kembali ke Papua menggunakan jasa penerbangan, sedangkan yang pulang menggunakan jasa kapal laut pihaknya belum didapatkan data yang pasti.

“Mereka itu ada yang langsung pulang ke daerah mereka masing-masing, ada yang menumpang di rumah keluarga di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura, ada juga yang ditampung di asrama-asrama mahasiswa yang ada di sini. Kedepannya kami akan mendata mereka secara detail,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh pelajar dan mahasiswa-mahasiswi yang saat ini menempuh pendidikan di luar Papua agar tidak pulang kalau memang di kota study-nya aman. Aman dalam artian, tidak ada tindakan rasisme dan juga persekusi.

“Saya sampaikan kalau di NKRI tidak aman, yah kita pulangkan, tapi kalau daerahnya aman untuk apa kita pulangkan?” kata Gubernur Lukas kepada wartawan di Jayapura.

Kata Lukas Enembe, kepulangan mahasiswa saat ini atas dasar kemauan sendiri dan bukan  atas inisiasi atau paksaaan dari Pemerintah Provinsi maupun kabupaten/kota.

“Mereka ini pulang karena atas kemauan sendiri. Sebagian besar sudah pulang dari beberapa kabupaten/kota. Saat ini kami pusing mau tempatkan mereka di mana,” ujarnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Gubernur Papua Barat, MRP Papua Barat, DPR Papua Barat, MRP, DPRP, para bupati dan wali koya, seluruh rektor di universitas yang ada di Papua dan Papua Barat untuk membicarakan kepulangan mahasiswa dengan jumlah besar ke Papua.

“Anak-anak (mahasiswa) ini pulang sendiri tanpa ada pemberitahuan kepada kami (pemerintah),” katanya. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top