Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

MRP minta polisi periksa politisi PKS

Kantor Majelis Rakyat Papua – Jubi/Dok.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Majelis Rakyat Papua atau  MRP meminta politisi PKS, Jazuli Juwaini membuktikan pernyataannya yang meminta Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto untuk mengawasi gerak-gerik  para misionaris atau pemuka agama di Papua.

Ketua I MRP, Jimmy Mabel mengatakan apa yang dilakukan Jazuli Juwaini justru menyebabkan kegaduhan. Tuduhan yang menyebut para misionaris sebagai provokator sama sekali tak berdasar.

“Misi terselubung itu apa? Misi ekonomi, mencari emas, rempah-rempah atau misi lain perlu dijelaskan,” ungkanya kepada jurnalis Jubi di ruang kerjanya, Rabu (13/11/2019).

Kata dia, misionaris yang dimaksud itu juga perlu diperjelas dengan detil. Misionaris yang lama atau misionaris yang baru sedang kerja di Papua sebagai pewarta Injil atau agama apapun perlu penjelasan.

Loading...
;

“Kalau bicara misionaris lama, semua pada pulang. Kalau misionaris yang baru, perlu krocek semua visa dan pasport, supaya jelas sebelum ke Papua,” ungkapnya.

Kata dia, pihaknya berharap tidak ada lagi isu yang miring tentang Papua apalagi yang berpotensi membuat gaduh. Kata dia, sejak datangnya misionaris hingga hari ini, orang Papua hidup dengan kasih dan nilai sosial yang tinggi.

“Kasih nilai sosial itu budaya Papua. Kami sudah hidup damai jadi tidak mau diganggu,” ungkap Mabel.

Robert Wanggai, Sekretaris Pokja Agama MRP menilai permintaan politisi PKS itu sebagai bentuk provokasi baru.

“Itu tidak pantas, apa motivasi dia dibalik pernyataan itu? Ini sangat sensitif jadi ini beban baru dan provokasi untuk orang Papua karena bagaimanapun misionaris itu punya andil besar di Papua,” ungkap Robert Wanggai.

Sebelumnya, perwakilan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini mengaku meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto lebih memperhatikan keberadaan misionaris atau pemuka agama di Papua karena khawatir para pemuka agama ini justru melakukan misi selain menyebarkan agama.

Jazuli menyampaikan itu dalam Rapat Kerja perdana antara Komisi I dengan Prabowo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/11).

“Maaf Pak Menhan kita tidak ingin singgung sesuatu sensitif di Papua, itu banyak juga pesawat yang angkut misionaris, pihak (pengamanan) Papua kesulitan cek ini,” ucap Jazuli sebagaimana dilansir CNN Indonesia. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top