Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

MRP: Pernyataan politisi PKS tidak pantas dan provokatif

Sekretaris Kelompok Kerja Agama Majelis Rakyat Papua, Roberth Wanggai. – Jubi/Alex.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Para anggota Majelis Rakyat Papua mengkritik keras pernyataan pernyataan anggota fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Jazuli Juwaini yang menyebut dirinya khawatir misionaris di Papua memiliki misi terselubung. Pernyataan Jazuli Juwaini dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Senin (11/11/2019) lalu dinilai provokatif, tidak pantas, dan bisa semakin melukai perasaan orang di Papua.

Sekretaris Kelompok Kerja Agama Majelis Rakyat Papua atau MRP, Robert Wanggai menilai pernyataan Jazuli Juwaini itu tidak pantas dan provokatif. “Itu tidak pantas. Apa motivasi dia di balik pernyataan itu?” kata Robert Wanggai di Jayapura, Rabu (13/11/2019).

Dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Senin (11/11/2019) lalu, Jazuli Juwaini menyebut pemerintah harus mengawasi misionaris di Papua. Jazuli Juwaini menyatakan khawatir misionaris di Papua memiliki misi terselubung yang “menjadi biang kerok” persoalan Papua.

“Yang kita khawatirkan [bukan] soal orang sebar agama tetapi yang kita khawatir ada orang atas nama misionaris tapi simpan agenda lain di Papua itu yang jadi biang kerok, bisa jadi, kita tidak boleh tuduh, tapi harus diperiksa,” sebagaimana dilansir cnnindonesia.com.

Loading...
;

Robert Wanggai mempertanyakan mengapa Jazuli Juwaini justru membuat pernyataan provokatif itu saat orang Papua muak dengan tindakan rasisme yang dilakuan sejumlah prajurit TNI dan anggota organisasi kemasyarakatan. “Ini sangat sensitif, [dan akan] jadi ini beban baru [bagi Negara dalam menyelesaikan masalah Papua. [Pernyataan itu bahkan seperti] provokasi untuk orang Papua, karena bagaimanapun misionaris itu punya andil besar di Papua,” kata Robert Wanggai.

Wanggai menegaskan tuntutan agar misionaris di Papua diawasi itu salah, karena penempatan setiap misionaris di Papua telah diketahui oleh pemerintah pusat. “Justru Jazuli Juwaini yang perlu diselidiki, karena pernyataannya menambah beban dan menyakiti orang Papua,” tegas Wanggai.

Ketua I Majelis Rakyat Papua, Jimmy Mabel juga mempertanyakan apa maksud pernyataan Jazuli Juwaini dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Menteri Pertahanan itu. “Misi terselubung itu apa? Misi ekonomi?  Mencari emas? Rempah-rempah?  Atau misi lain? [pernyatanan itu perlu dijelaskan,” kata Mabel di Jayapura, Rabu (13/11/2019).

Mabel juga mempertanyakan misionaris yang mana yang dikhawatirkan Jazuli Juwaini memiliki agenda terselubung itu. Ia menegaskan para misionaris asing yang pernah bertugas di Papua kebanyakan telah pensiun dan pulang ke negaranya masing-masing. Mabel berharap semua pihak tidak membuat isu miring soal Papua, maupun keberadaan misionaris di Papua.

“Kalau bicara misionaris lama, semua sudah pulang. Kalau misionaris yang baru, perlu dicek. Isu [miring] yang [menempatkan] orang Papua [sebagai obyek] itu demi kepentingan apa? Kami harap tidak ada pihak yang mengganggu kenyamanan orang Papua lagi,” kata Mabel.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top