Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Musim hujan warga diimbau waspada longsor dan banjir

Salah satu ruas jalan yang longsor di jalan alternatif kantor Wali Kota Jayapura akibat curah hujan tinggi pada Januari lalu. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano ingatkan warganya khususnya mereka yang bermukim di daerah rawan longsor dan banjir, lebih waspada karena saat ini musim hujan.

“Kami terus melakukan pemantauan pada pohon-pohon yang rawan tumbang untuk segera dipotong,” kata Tomi Mano di Jayapura, Rabu (13/11/19).

Selain itu, Tomi Mano juga ingatkan RT RW agar gencar menyosialisasikan terkait kebencanaan kepada warga, supaya tetap waspada sehingga tidak jatuh korban.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Jayapura, Bernard J. Lamia mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, pada November hujan di atas normal atau curah hujan cukup tinggi.

Loading...
;

BPBD Kota Jayapura memetakan beberapa lokasi rawan longsor di wilayah setempat, berada di Waena, Perumnas 3 dan 4, Uncen, Kamkey.

Selain itu, daerah rawan longsor ada di belakang PLN di Skyline, SPBU di depan terminal Mesran, APO, Kloofkamp, dan Dok 5 karena sudah banyak penduduk yang menggerus hutan dijadikan permukiman.

“Daerah yang rawan longsor ini karena terlalu banyak lahan-lahan di perbukitan yang dieksploitasi, yang tadinya tidak layak mendirikan permukiman dijadikan rumah dan kebun,” kata Bernard.

Lanjut Bernard, kalau pun terpaksa tinggal di daerah rawan longsor maka harus bersahabat dengan kondisi alam, yaitu melakukan penanaman pohon untuk melakukan pencegahan.

“Jangan sudah longsor baru bingung. Tanda-tanda akan terjadinya tanah longsor yaitu terdengar suara gemuruh. Jika warga masih berada dalam rumah dan mendengar suara itu, segera keluar dan cari tempat lapang dan tanpa penghalang,” ujar Bernard.

Namun, dikatakan Bernard bila sedang berada di luar ruangan segeralah cari tempat lapang dan perhatikan sisi tanah mana yang mengalami longsor, serta waspada akan kemungkinan terjadinya longsor susulan.

“Bencana daerah ini adalah tanggung jawab kita semua. Masyarakat harus memiliki kesiap-siagaan. Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat karena mencegah lebih bagus,” jelas Bernard. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top