Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Nasib laga Persipura – Bali United masih terkatung-katung

Persipura Jayapura masih berharap dapat menggunakan Stadion Papua Bangkit sebagai home base sementara untuk mengarungi sisa kompetisi Shopee Liga 1 2019 pada putaran kedua – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sejak ditundanya laga Persipura kontra Bali United pada 1 September 2019 akibat kondisi Kota Jayapura yang tidak kondusif pasca demo, kini nasib laga tersebut masih terkatung-katung. Belum ada kejelasan.

Dari pihak Liga Indonesia Baru (LIB) hingga kini belum menjadwalkan ulang laga tersebut. Menyikapi hal tersebut, Asisten Manajer Persipura Ridwan Madubun mengatakan, pihaknya juga hingga kini belum menentukan akan dilaksanakan di mana laga tersebut.

Dikatakan, kini Persipura memiliki dua stadion alternatif setelah stadion Mandala direnovasi yang untuk persiapan PON XX 2020 dimana Papua menjadi tuan rumah.

“Lawan Bali, kami belum bisa pastikan sekarang, karena kami belum menentukan akan berlangsung dimana, pihak operator liga juga belum mengeluarkan jadwal terbaru untuk laga tersebut,” kata Bento sapaan akrabnya kepada Jubi, Kamis (17/10/2019) melalui sambungan telepon selularnya.

Loading...
;

Kata Bento, pihaknya berharap agar Stadion Papua Bangkit bisa segera diresmikan, sehingga timnya bisa kembali menggelar laga kandang di Jayapura. Namun stadion tersebut belum juga diresmikan, maka pilihannya akan jatuh di Tenggarong ataupun Sidoarjo.

“Komunikasi dengan pemerintah daerah terus dibangun untuk melihat peluang menggunakan Stadion Papua Bangkit jika sudah diresmikan dalam waktu dekat. Tetapi kalau belum diresmikan kemungkinan kita masih main di Sidoarjo, karena sejauh ini hanya Sidoarjo dan Tenggarong yang bisa menggelar laga tersebut,” ujarnya.

Terpisah Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano mengatakan, Persipura harus mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit saat menggelar pertandingan di luar kandang, walaupun laga tersebut bertajuk laga kandang.

“Kita main di Tenggarong maupun di Sidoarjo, harus mengeluarkan dana tidak sendikit, selain harus menyewa stadion, kita tidak memiliki pemasukkan yang signifikan dari hasil penjualan tiket. Apalagi, ada beberapa laga yang harus dimainkan tanpa penonton. Kerugian terbesar bagi Persipura,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top