Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

NTT kembangkan lahan kelor hingga 135 hektare

Daun kelor, pixabay.com

Akan menjadikan kelor menjadi pohon masa depan

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kupang, Jubi – Pemerintahan provinsi nusa tengara timur menargetkan pengembangan kawasan tanaman kelor seluas 135 hektare pada tahun 2019.  Pohon kelor selama ini ditanam di antara barisan tanaman pagar.

“Target kami sekitar 135 hektare kawasan marungga (kelor, red) yang tahun ini kita kembangkan dengan sistem pola tanam alley cropping,” kata Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, Senin, (26/8/2010).

Pengembangan kelor di NTT merupakan komitemen pemerintahan setempat yang akan menjadikan kelor menjadi pohon masa depan. “Yang juga diandalkan untuk mengatasai kekurangan gizi dan kekeridilan (stunting) yang selama ini mencemaskan,” kata Viktor menambahkan.

Loading...
;

Menurut dia tumbuhan kelor di NTT juga termasuk yang terbaik di dunia sehingga membuatnya menjadi “emas hijau” yang bernilai ekonomi tinggi.

“Karena itu kita kembangkan untuk konsumsi masyarakat untuk perbaikan gizi dengan pola alley cropping, selain itu kita juga dikembangkan pada kawasan tertentu untuk diekspor,” kata Viktor menjelaskan.

Salah satu daerah penghasil kelor yang sedang didorong pemerintah provinsi NTT untuk tujuan ekspor berada di Desa Kufeu, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka yang diproduksi melalui Badan Usah Milik Desa (BUMDes) setempat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk, mengatakan produksi kelor di Desa Kufeu sudah berjalan bagus dan hasilnya diolah menjadi aneka produk seperti tepung, sabun, dan pelembab tubuh.

“Karena itu kami terus mendorong agar produksinya juga dimaksimalkan pada lahan seluas 85 hektare di sana untuk diekspor karena permintaan sudah ada yaitu dari Jepang,” kata Sinun.

Baca juga : NTT wajibkan SKPD sajikan pangan berbahan kelor

5.500 mangkok sayur kelor disajikan di festival desa ini

Kuliner asli Papua di hotel berbintang

Menurut Sinun Pemerintah Provinsi NTT juga sudah menjanjikan sekitar 10 unit mesin pengering dengan kapasitas yang lebih besar untuk mendukung produksi kelor di Kufeu. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top