Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ombudsman NTB bentuk tim investigasi laporan siswa kritis

Ilustrasi pelajar sekolah dasar, Dok/Jubi

“Awalnya dinas sudah angkat tangan dengan masalah Aldi ini, malah kami dipersilakan untuk selesaikan ke PTUN (pengadilan tata usaha negara),”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Mataram, Jubi – Ombudsman RI Perwakilan Nusa Tenggara Barat, segera membentuk tim investigasi yang akan menangani laporan Aldi Irfan, siswa kelas IX SMAN 1 Sembalun, yang dinyatakan tidak lulus karena diduga sering mengkritik peran dan kebijakan sekolahnya.

“Laporannya akan segera mungkin kita proses, biar bisa clear dan jelas. Jadi untuk penanganan laporan ini akan kita bentuk tim,” kata Komisioner Ombudsman RI Perwakilan NTB, Sahabudin, Selasa, (21/5/2019).

Baca juga : Orangtua siswa berharap pemalangan sekolah tak terulang lagi

Loading...
;

Biro Otsus akan sosialisasikan program siswa unggul di sekolah

Siswa SD YPK Onomi Felavau diizinkan sekolah lagi

Pernyataan Sahabudin disampaikan usai menerima laporan Aldi Irfan yang datang ke kantor Ombudsman RI Perwakilan NTB pada Selasa (21/5/2019) siang, bersama orang tua dan sejumlah pendukungnya dari perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Yan Mangandar Putra, dari Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Mataram, yang memberikan pendampingan hukum untuk Aldi, menyatakan laporannya masuk ke Ombudsman RI NTB setelah mendapat rujukan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) NTB.

“Awalnya dinas sudah angkat tangan dengan masalah Aldi ini, malah kami dipersilakan untuk selesaikan ke PTUN (pengadilan tata usaha negara),” kata Yan.

Namun hasil akhir dalam pertemuannya di kantor Disdikbud NTB, Selasa (21/5/2019) siang, kepala dinas tetap bersikeras menyatakan tidak bisa merubah keputusan tentang Aldi yang tidak lulus dan menyarankan proses penyelesaiannya di Ombudsman.Yan Mangandar berharap dinas pendidikan dan kebudayaan, untuk tetap konsisten dengan pernyataannya yang akan melaksanakan apa pun rekomendasi dari ombudsman.

“Jadi kami tunggu hasil kerja ombudsman. Kami harap pemerintah konsisten dengan pernyataannya yang tadi,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top