Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

P3W-GKI dan Bank perkreditan segera aktif di Manokwari

Gereja dan Pemerintah fokus tingkatkan kapasitas dan pengetahuan Perempuan Papua dalam dunia usaha, melalui P3W dan Bank GKI. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Pusat Pembinaan dan Pengembangan Wanita Gereja Kristen Injili (P3W-GKI) segera diaktifkan Agustus 2019 dan berlanjut pada deklarasinya Bank GKI sebagai Bank perkreditan bagi pelaku usaha kecil pada Oktober 2019 di Manokwari.

Anggota AM Sinode GKI wilayah VI, Pdt.R.J Nandoteray mengatakan dalam rangka mempersiapkan perempuan Kristen khususnya GKI  di Tanah Papua dalam program P3W, maka salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui peningkatan kapasitas dan kualitas pelaku usaha kecil untuk 250 anggota PW GKI yang berlangsung di Manokwari.

“Jadi agenda ini akan berkesinambungan. Pelatihan ini adalah cikal bakal untuk siapkan Perempuan Kristen ke dalam P3W di bulan Agustus, hingga terakomodir dalam Bank GKI yang akan dideklarasikan pada Oktober 2019. Itupun jika mereka (peserta) punya inovasi dan kreasi dalam menjalankan usaha,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, pengembangan kapasitas dan pengetahuan pelaku usaha kecil di Manokwari, adalah yang pertama kali dibuat oleh Sinode GKI sebagai implikasi dari  pokok-pokok program Sinode GKI periode 2017/2020.

“P3W dan Bank GKI akan disatukan tempatnya di Kwawi, Manokwari Timur. Khusus untuk Bank GKI, diwacanakan hanya dibuka di dua wilayah di tanah Papua. Yaitu di Jayapura (Papua) dan di Manokwari (Papua Barat),” katanya.

Bank GKI lanjut Dia, adalah Bank perkreditan bagi pelaku usaha kecil. Bank ini didirikan oleh Sinode GKI khusus untuk menunjang warga Jemaat sebagai pelaku usaha.

Loading...
;

Integrasinya P3W dan Bank GKI merupakan komitmen BP AM Sinode GKI melalui pokok pikiran dan program kerja  2017-2020 untuk serius benahi kualitas dan kapasitas pengusaha kecil dimulai dari  PW GKI.

“Kondisi ini juga menjadi catatan penting Sinode GKI dalam menyikapi tantangan arus globalisasi, sehingga PW GKI tidak tertinggal dalam pembangunan tapi mampu eksis dalam Rumah Tangga dan juga dalam Gereja untuk hadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Sementara, Ny. Juliana Mandacan, ketua tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat, menyambut positif kegiatan yang digelar oleh Sinode GKI dalam peningkatan kapasitas dan kualitas pelaku usaha kecil yang dimulai dari kaum ibu dibawah wadah PW GKI.

Bagian terpenting kata Juliana, bagaimana perempuan dipandang sejajar bukan saja didunia politik dan pemerintahan tapi juga dalam usaha.

“Kami dari PKK tetap beri dukungan dan kerjasama, dalam pendampingan setiap usaha kecil PW GKI. Karena suami hebat tidak terlepas dari dukungan istri yang kuat,” ujar Juliana.

Catatan Jubi, P3W-GKI lahir pada 2 April 1962 di Jayapura, Papua. Pusat ini didirikan oleh GKI tanah Papua berdasarkan kebutuhan akan adanya tenaga wanita yang terampil dan terpanggil dalam usaha pengembangan kualitas hidup kaum Ibu dan remaja di kampung-kampung.

Sejak didirikan, P3W memiliki dua cabang yang diresmikan bersamaan pada tahun 1992. Yaitu di Teminabuan, Sorong Selatan daerah  dan di Polimo-Yahukimo daerah pegunungan Jayawijaya. (*)

Editor      : Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top