Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pacific Exposition 2019: Upaya Indonesia gelar pengaruh dan fondasi bisnis di Pasifik

Poster Pacific Expo 2019 di Auckland, yang diorganisir Pemerintah Indonesia – Jubi/RNZ Pacific

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Setidaknya 19 BUMN, 19 perusahaan swasta nasional, 45 perusahaan Selandia Baru, dan 30 perusahaan dari berbagai negara lainnya di Pasifik dikonfirmasi akan ambil bagian dalam Pacific Exposition 2019 yang diorganisir Kedutaan Besar Indonesia di Auckland, Selandia Baru, 11-14 Juli mendatang.

Duta Besar (Dubes) RI untuk Selandia Baru, Samoa, dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya, Minggu (7/7/2019), mengatakan sebagian dari perusahan-perusahaan itu sudah lebih dulu membangun komunikasi satu sama lain, namun komitmen nyata akan dibuat di lokasi expo.

“Sampai hari ini 19 BUMN, 19 perusahaan swasta nasional, 45 perusahaan New Zealand, dan 30 dari Pasifik akan ikut business matching. Sebagian sudah saling komunikasi. Kita harapkan ketika bertemu nanti di Expo, deal, dan transaksi akan tercipta,” ungkap Dubes Tantowi, kepada Jubi lewat pesan Whatsapp.

Sebelumnya Tantowi mengungkapkan dalam rilisnya kepada Jubi (5/7/2019) BUMN yang akan hadir antara lain Bukit Asam, Antam, PT INTI, PT INKA, Wijaya Karya, dan Indonesia Eximbank.

Loading...
;

Dari kalangan swasta, perusahaan antara lain perusahaan e-commerce bukalapak, produsen ban Gajah Tunggal, perusahaan kosmetik Mustika Ratu, dan butik desainer batik Alleira.

Sementara dari negara-negara peserta lainnya, perusahaan-perusahaan yang akan hadir mewakili sektor bisnis transportasi, pertambangan, importir kopi dan coklat, handycraft, furniture, pertanian, dan pariwisata.

Saat ditanya kepesertaan pebisnis dan atau usaha bisnis dari Tanah Papua yang sudah konfirmasi akan terlibat, Dubes mengatakan baru bisa memastikan keterlibatan dari Provinsi Papua Barat. Sementara dari Provinsi Papua, yang sebelumnya menyatakan akan membawa dan melibatkan delegasi dari kabupaten-kabupaten, belum bisa dikonfirmasi.

“Dari Papua Barat akan bawa beberapa pengusaha. Dari Papua masih kami tunggu,” kata Tantowi.

Pembiayaan dan kepesertaan Vanuatu 

Sebelumnya menurut lansiran media Selandia Baru, RNZI, pekan lalu, Indonesia dikatakan membiayai semua akomodasi dan travel delegasi-delegasi yang hadir. Namun orang pertama dibalik pagelaran pameran bisnis dan pariwisata terbesar Indonesia di kawasan Pasifik ini mengaku hanya sebagian delegasi saja yang ditanggung panitia pameran.

“Adalah hal yang lumrah apabila official (para pejabat resmi–ed) dan pembicara yang hadir biaya akomodasi dan tiketnya ditanggung panitia pengundang. Sedangkan delegasi yang lain mereka bayar sendiri,” kata Tantowi.

Namun Duta Besar Tantowi enggan menyebut berapa total dana yang dikeluarkan Indonesia untuk menghelat pameran yang cukup raksasa itu di negeri lain.

Does cost really matter (apakah soal dana itu penting)?” jawabnya singkat.

Walau Pacific Expo ini didukung pula oleh Australia dan Selandia Baru, kedua negara tersebut tampaknya tidak berkontribusi dalam bentuk dana.

Tantowi Yahya mengatakan Selandia Baru dan Australia banyak membantu dalam pengorganisasian peserta dan pejabat dari negara mereka sendiri.

Sebelumnya, dari daftar 20 negara peserta yang hadir yang dirilis duta besar, Vanuatu tidak tampak disebut.

Dilansir Antara pekan lalu keduapuluh negara peserta adalah Australia, New Caledonia, Cook Islands, Federated States of Micronesia, Fiji, French Polynesia, Kiribati, Marshall Islands, Nauru, Nieu, Palau, Papua Nugini, Samoa, Selandia Baru, Solomon Islands, Timor Leste, Tuvalu, dan Indonesia.

Lansiran RNZI juga diinformasikan bahwa Vanuatu enggan terlibat inisiatif Indonesia ini. Namun Tantowi Yahya mengonfirmasi kesertaan Vanuatu.

“Dalam pertemuan saya dengan PM Vanuatu beberapa bulan yang lalu di Wellington, Beliau mengkonfirmasi keikutsertaan Vanuatu di PE 2019. Sampai hari ini belum ada pembatalan dari sana. Di list yang terbaru lengkap 20 negara, ada Vanuatu di dalamnya,” ujar Tantowi. (*)

Editor: Angela Flassy

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top