Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pangdam Cenderawasih pimpin pemakaman Pratu Usman Helembo

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua P Sembiring memimpin pemakaman almarhum anumerta Pratu Usma Helembo di TMP Wamena. – Jubi/Islami.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua P. Sembiring menjadi inspektur upacara pada pemakaman Pratu Anumerta Usman Helembo yang menjadi korban penembakan dari kelompok bersenjata di Yuguru, Kabupaten Nduga, Sabtu (20/7/2019).

Jenazah Pratu Usman Helembo dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wamena, Senin (22/7/2019).

Sebelum pemakaman, Danrem 172/PWY, Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar di aula Makodim 1702/Jayawijaya memimpin persemayaman almarhum dan penyerahan dari pihak keluarga. Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua P Sembiring menyampaikan turut berduka cita atas gugurnya Pratu Anumerta Usman Helembo.

“Atas nama negara dan seluruh piminan di Papua turut berduka cita atas gugurnya Usman. Almarhum gugur dalam tugas negara dan ia adalah salah satu prajurit pahlawan pembangunan,” kata Pangdam.

Loading...
;

Pangdam mengaku, hingga kini TNI masih melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata di wilayah Nduga. “Terkait pengejaran, teknik, taktiknya dan strategi tidak perlu kita sampaikan di sini, tetapi yang perlu saya sampaikan bahwa saudara-saudara kita yang belum sepaham pada kita kembalilah pada jalan yang benar, pertumpahan darah tidak baik terjadi di tanah ini” kata dia.

Meski begitu, Pangdam memastikan jika pembangunan jalan di wilayah Nduga akan terus berjalan. “Pembangunan di Papua harus tetap berjalan, ini biasa insiden kecil dan tidak akan mengganggu semuanya, ini pengaruhnya sangat kecil sekali,” kata Pangdam.

Dandim 1702/Jayawijaya, Lekol Inf Candra Dianto juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit TNI di Nduga. “Yang bersangkutan merupakan pahlawan pembangunan, dimana yang bersangkutan bersama-sama dengan rekannya dari Batalyon 755 membantu program pemerintah yaitu melaksanakan pengamanan pembangunan jalan di wilayah Nduga, di sekitar kali Yuguru, Nduga dan mendapatkan gangguan tembakan dari orang-orang yang tidak inginkan pembangunan sehingga rekan kita gugur di sana dan ia menjadi kusuma bangsa,” kata Candra Dianto.

Dandim menambahkan jika Pratu Usman Helembo ini merupakan salah satu putra terbaik dari pegunungan yaitu Yahukimo. Sehingga ia mengecam keras kepada kelompok bersenjata yang tidak luput dari incaran mereka.

“Berarti mereka (kelompok bersenjata) tidak pandang bulu. Saya harap rekan-rekan semua yang berduka kita mendoakan. Saat ini pengejaran tetap dilakukan, khususnya yang berada di Kabupaten Nduga, terutama mereka yang melakukan aksi yang tidak terpuji, menghambat pembangunan di sana,” katanya.

Keluarga yang hadir saat pemakaman, Yanes Kabak mengaku kecewa atas kejadian yang menimpa Usman Helembo. “Keluarga tahu informasi sore hari setelah kejadian penembakan, dari anggota TNI yang beritahu,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top