HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Papua Barat ingin belajar sistem TPP yang diterapkan Papua

Inspektur Papua Barat, Sugiyono – Jubi/Dok

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua Barat berkeinginan mempelajari sistem pengendalian sistem Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), yang selama ini sudah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Papua.

Inspektur Papua Barat Sugiyono, mengatakan sejauh ini penerapan sistem pengendalian TPP di Papua Barat menjadi sulit. Sebab sulit meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) disiplin, selayaknya anggota TNI/Polri. Sehingga yang terjadi adalah selesai melakukan absen langsung hilang dan tidak mengikuti apel.

“Ini yang kami ingin belajar bagaimana sistem pengendalian yang dilakukan di Papua,” kata Inspektur Papua Barat Sugiyono, di Jayapura pekan lalu.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua, Muhammad Musa’ad mengatakan penerapan sistem TPP di Pemerintahan Provinsi Papua selalu terpantau dengan sangat baik, sehingga apabila ada pegawai yang tidak masuk atau tidak mengisi form kinerja, maka uang tambahannya secara otomatis akan terpotong.

“Karena semua sudah tersistem dengan sangat baik, maka setiap pegawai dituntut untuk aktif dan meningkatkan kinerja, kalau tidak maka pendapatan TPP akan berkurang secara otomatis,” kata Musa’ad.

Loading...
;

Dengan adanya mekanisme ini, ujar ia, semua sudah tertata dengan sangat baik, walaupun masih harus terus dibenahi. Namun, di 2019 ini pengawasan akan lebih diperketat sampai ke soal standar harga.

“Jadi tidak ada lagi perbedaan soal angka. Kalau masih ada satu dua orang yang protes, itu kami tidak perlu tanggapi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen mengatakan dikarenakan provinsi Papua dan Papua Barat adalah kakak beradik, maka silahkan aplikasi yang ada dicopy paste secara utuh agar penerapannya bisa sama persis.

“Jadi tidak ada istilah contek mencontek, silahkan dipelajari, di copy apa yang kami terapkan saat ini biar penerapannya sama, satu hati, satu perjuangan dalam upaya pencegahan korupsi di Tanah Papua,” kata Hery. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)