Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Papua siap balas dendam Red Bull di final Softball Partha Anniversary 2019

 

Aksi salah satu pemain softball Papua saat memukul bola saat melawan OCBC NISP – Jubi/Humas Perbasai Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Tekat dan ambisi tim softball Papua tampil di partai final Open Turnamen Partha Anniversary 2019 akhirnya terwujud.

Yemima Asaribab dan kawan-kawan mampu melewati dua pertandingan terakhir dengan kemenangan telak. Pada game kelima menghadapi Doberman, Rabu (9/10/2019) siang, tim softball Papua menang telak 7-0.

Kepastian srikandi-srikandi bumi Cenderawasih melangkah ke partai puncak ditentukan pada laga keenam menghadapi tim OCBC NISP lewat kemenangan 5-1.

Loading...
;

Bertanding di lapangan Baseball dan Softball Lembah UGM Yogyakarta, Kamis (10/10/2019) siang. Turun dengan kekuatan penuh, tim softball Papua membuka skor 1-0 di inning pertama. Masuk inning kedua tim bermain sama kuat hingga skor tetap 1-0 atas keunggulan Papua.

Masuk inning atau babak ketiga, Grasela Faidiban dan kolega mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya dan mampu mencetak skor keunggulan menjadi 3-0. Di inning ke empat juara Pra PON XX menambah skor 4-0.

Memasuki inning kelima, Papua kembali menambah keunggulan menjadi 5-0. Namun tim OCBC NISP yang diperkuat 8 eks Tim Nasional Softball Indonesia mampu menciptakan poin pertama di inning keenam. Meski kedua tim berupaya mengeluarkan kemampuan terbaik masing-masing, namun skor 5-1 buat kemenangan tetap bertahan hingga pertandingan selesai.

Di partai final yang akan berlangsung, Minggu (13/10/2019) pagi , tim softball Papua kembali berjumpa tim Red Bull asal Surabaya, Jawa Timur yang lebih dulu memastikan satu tiket partai final.

Dessy Lalihatu, pelatih tim softball Papua, mengatakan pemainnya tampil memukau dan ketat dalam merebut satu tiket final. Pemain OCBC NISP sangat berambisi menghentikan perlawanan Papua, namun upaya mereka kandas.

“Pemain dalam pertandingan sangat tampil luar biasa, mereka tanpa beban. Meski mereka belum memiliki pengalaman seperti tim lawan, namun anak-anak justru mampu menekan tim lawan dan bisa kemenangan kandang pertandingan,” kata Dessy Lalihatu usai pertandingan.

Mantan pemain Timnas Softball Indonesia itu juga mengevaluasi strategi yang mereka terapkan berjalan dengan baik.

“Dalam bertahan kita sangat unggul dengan tim lawan, komunikasi antar pemain juga berjalan baik, semua pemain menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya.

Lalihatu menyatakan ia sudah mengantongi kekuatan dan kelemahan atas calon lawannya di final. Sehingga kekalahan di babak penyisihan grup menjadi motivasi bagi mereka untuk bisa menumbangkan Red Bull di partai puncak.

“Banyak pelajaran yang kami dapat saat kalah dari Red Bull, namun di final akan berbeda. Karena saat itu kami kalah akibat kelelahan dari pemain yang bermain dia kali dalam sehari. Tapi di final kami sudah punya strategi khusus untuk bisa meraih kemenangan, ” ujarnya.

Terpisah, Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PERBASASI), Jan Jap Ormuseray, berharap pemainnya bisa meraih juara sekaligus mengawinkan gelar juara saat Pra PON XX yang diraih medio Juli lalu.

“Semoga pemain tidak puas dengan capaian mereka saat ini, karena ini belum berakhir. Semoga anak-anak bisa tetap konsisten dan bisa membawa pulang trophy juara ke Papua,” katanya.

Ormuseray yang juga Kepala Dinas Kehutanan Papua itu menambahkan bahwa Open Turnament Partha Cup ini sebagai ajang evaluasi softball Papua selama menjalani TC berjalan, serta persiapan TC terpusat yang akan dilakukan beberapa bulan ke depan.

“Tentu dengan kejuaraan yang kita ikuti bisa menjadi bahan evaluasi tim pelatih untuk bisa melihat kekuarangan kita dalam tim, sehingga saat TC terpusat bisa kita perbaiki untuk merebut medali emas di rumah sendiri (PON),” katanya.

Perjalanan tim softball Papua menuju final masing-masing meraih kemenangan perdana atas Red Fox dengan skor 6-3, Blue Strike 15-5, Partha 13-1,  kalah dari Red Bull 4-2, kemudian kembali meraih kemenangan atas Dober Man 7-0,  dan menang 5-1 atas tim OCBC NISP.

Sedangkan lawan mereka Red Bull Surabaya tidak pernah terkalahkan dalam enam pertandingan. Laga perdana menang 7-1 atas Partha. Laga kedua dan ketiga menang dari Red Bull 13-1 dan 4-2 atas Papua. Disusul kemenangan 5-3 lawan Red Fox serta menumbangkan Doberman lewat skor telak 7-0. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top