Papua siap ekspor hasil pertanian ke wilayah Pasifik

Papua siap ekspor hasil pertanian ke wilayah Pasifik

 

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil didampingi staf menyerahkan cinderamata ke Gubernur Papua Lukas Enembe, yang saat itu didampingi Sekda Papua Hery Dosinaen – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua mengklaim sangat siap mengekspor hasil pertanian, seperti beras, kopi, kakao, CPO dan tepung sagu ke wilayah Pasifik. Termasuk Papu Nugini dan negara-negara kecil.

Gubernur Papua Lukas Enembe, mengatakan dengan adanya kerjasama dengan Balai Karantina Pertanian, Bea Cukai, dan Imigrasi, rencana ekspor hasil pertanian ke negara Pasifik, PNG dan negara-negara kecil bisa terwujud.

“Papua ini merupakan pintu ekonomi di wilayah Pasifik. Untuk itu, kami ingin drop kebutuhan pangan bagi negara yang berpenghuni 11 atau 12 juta jiwa,” kata Enembe, di Jayapura, Senin (15/4/2019).

Menurut ia, di tahun 2021, pemerintah provinsi Papua sudah merencanakan akan membeli kapal barang untuk mengangkut hasil pertanian, dengan demikian semua kebutuhan bisa disalurkan ke wilayah Pasifik dan PNG.

“Kalau kita bisa sinergi sama-sama, tentu kita akan siapakan kebutuhan yang diperlukan untuk kemudian menjadi pintu Wilayah Pasifik,” ujarnya.

Enembe katakan, salah satu yang sudah berjalan yakni ekspor beras dari Merauke ke PNG, hanya saja belum berjalan maksimal karena aksesnya tidak jelas, apakah dengan kapal atau transportasi lain.

Oleh karena itu, lanjutnya Balai Karantina, Bea Cukai, Perhubungan, dan Imigrasi harus bersinergi. Apalagi instruksi Presiden sudah ada yakni, pesawat dari Bandara Sentan sudah bisa langsung ke Port Moresby, hanya saja sampai hari ini belum ada tindakan dari Kementerian Perhubungan terkait ini.

“Kami harap dalam waktu dekat Bandara Sentani bisa menjadi Internasional, karena jika ini tidak dilakukan maka ekspor ke wilayah Pasifik akan terkendala terus,” katanya.

Di tempat yang sama. Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian RI, Ali Jamil mengatakan pihaknya siap mendukung Papua dengan membuka pintu ekspor selebar-lebarnya.

Terkait ini, ujar ia, Menteri Pertanian telah menugaskan pihaknya untuk melakukan akselerasi ekspor bersama-sama. Untuk itu, mulai hari ini pihaknya bersama pemerintah Papua melakukan kordinasi untuk percepatan ekspor komoditas dari Papua.

“Kami senang dengan apa yang dikatakan gubernur, yang mana ada area yang bisa didorong komoditas ekspor kita untuk menghidupi atau memberi makan negara-negara Pasifik dan 14 negara lainbya,”kata Ali.

Ia tekankan, cita-cita pihaknya adalah menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045, namun jika ini bisa terjadi sebelum tahun itu kenapa tidak, apalagi potensi yang ada sangat besar.

“Papua memiliki kualitas yang hebat, markisa, kayu lapis, CPO, Buah Merah, beras dan lainnya. Ini jika dikelola dengan baik tentu apa yang dicita-citakan akan terwujud,” ujarnya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)