Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pariwisata, masa depan Kabupaten Jayapura

Bukit Tungkuwiri, salah satu tempat wisata yang paling diminati masyarakat Kabupaten Jayapura dan sekitarnya – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan apabila dikelola dengan baik dan benar dunia pariwisata merupakan masa depan Kabupaten Jayapura.

Ia mencontohkan daerah lain di luar Papua yang sudah maju dan berkembang pariwisatanya seperti Bali dan Yogyakarta.

“Tuhan sudah mengamanatkan kepada kita untuk mengelola alam ini dengan bertanggung jawab, pariwisata juga ada kaitanya dengan amanat yang sudah diberikan kepada kita,” kata Bupati Awoitauw, saat ditemui di Sentani, Kamis (27/6/2019).

Dikatakan, mengelola pariwisata sebenarnya tidak terlalu susah, apabila didiskusikan dan dilaksanakan dengan baik. Kabupaten Jayapura memiliki potensi yang sangat banyak dan luar biasa untuk dikelola.

Loading...
;

Menurutnya, keberadaan Kabupaten Jayapura di Papua sangat strategis, karena sebagai pintu masuk bagi orang yang akan datang ke Papua.

“Tidak perlu yang susah-susah, yang penting ada homestay yang layak digunakan bagi setiap tamu yang berkunjung ke sini. Bangun pagi ada kopi, teh, siangnya ada papeda, ikan kuah kuning, itu sangat luar biasa dan unik. Karena orang-orang yang datang ke sini, mereka membutuhkan hal yang tidak pernah mereka temui di kota-kota besar yang pernah dikunjungi,” jelasnya.

Untuk itu, Bupati Awoitauw berharap kepada dinas terkait yang menangani dan mengelola kebudayaan dan pariwisata di daerah ini dapat melihat dengan serius hal-hal yang sedang berada di depan mata.

“Pintu masuk ada di sini, manfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. Beri pelatihan bagi kelompok-kelompok masyarakat di kampung untuk mengelola pariwisata di kampung masing-masing,” kata Bupati Awoitauw.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura, Joko Sunaryo, mengatakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura beberapa hari lalu telah melaksanakan pelatihan manajemen homestay, pondok wisata, rumah wisata, dan hotel bagi masyarakat yang tersebar di 19 distrik di Kabupaten Jayapura. Pelatiha diikuti 75 orang.

“Maksud dan tujuan pelatihan yang kita buat untuk meningkatkan sumber daya manusia di bidang kepariwisataan serta persiapan menuju PON 2020. Selain itu juga, masyarakat dapat memahami kode etik pramu wisata, mampu memberikan pelayanan terbaik, serta mampu menjelaskan obyek wisata lokal yang ada di daerah ini,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top