Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pasar terapung Banjarmasin Utara direncanakan pindah

Pedagang di pasar terapung Thailand, pixabay.com

Pasar Terapung di wilayah Kuin Utara kini sudah mulai kurang eksistensinya

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Banjarmasin, Jubi – Pasar Terapung di wilayah Kuin Utara, Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan yang sudah menjadi ikon wisata nasional daerah itu direncanakan pindah lokasi untuk meningkatkan eksistensinya. Lokasi pemindahan Pasar Terapung berada di wilayah Kuin Selatan atau depan dermaga siring sungai di Makam Sultan Suriansyah.

“Cuma pindah lokasi saja, karena Pasar Terapung di wilayah Kuin Utara itu kini sudah mulai kurang eksistensinya,” kata Camat Banjarmasin Utara, Apiluddin, Jumat, (23/8/2019).

Baca juga : Kenapa Mama-Mama Papua tak mau jualan di bangunan baru pasar Kalibobo?

Loading...
;

Mama-mama Papua minta dibangun pasar tradisional

Bupati Yalimo diminta pindahkan pos TNI dari Pasar Elelim

Dia mengatakan Pasar Terapung di wilayah Kuin Utara itu saat ini tidak banyak digunakan pedagang beraktivitas, sehingga perlu solusi untuk terus melestarikannya. Pasar terapung di Kuin itu telah berusia ratusan tahun dan menjadi ikon pariwisata Banjarmasin bahkan nasional.

“Tentu sayang kalau kenyataan tidak seperti dulu lagi aktivitasnya di sana,” kata Apiluddin menambahkan.

Menurut dia, banyak keinginan pedagang Pasar Terapung, tuturnya, untuk pindah lokasi yang lebih strategis, tidak jauh dari lokasi semula sehingga mereka bisa bertahan mencari rezeki.

Lokasi baru  tempat dipindah itu berada di sungai tepat depan Makam Sultan Suriansyah, dan dinilai lebih dekat didatangi, apa lagi ada dermaga sehingga memudahkan pengunjung atau wisatawan berinteraksi.

Hal itu hampir sama Pasar Terapung buatan di wisata Siring Sungai Martapura di Jalan Piare Tendean, yang berdekatan dengan pusat kota sehingga  mudah diakses dan berkembang maju, meski hanya beroperasi pada Sabtu dan Minggu.

“Tentunya objek wisata Pasar Terapung yang aslinya harusnya lebih dari demikian, karena beraktivitas setiap hari,” kata Apiluddin menjelaskan

Ia memastikan pemindahan sebagai solusi mengatasi masalah sepinya pasar terapung serta untuk memajukan aktivitas pasar tersebut. Apa lagi lokasi baru di  Kuin Selatan  menjadi satu paket dengan wisata religi masjid bersejarah dari Sultan Suriansyah.

“Namun, itu masih dalam rencana dan mesti dikaji lebih dalam lagi dari segala hal, termasuk segi kebudayaan dan sejarahnya sehingga tidak menimbulkan tafsir negatif,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top