Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pasca bencana, pemerintah kampung adat harus tetap jalankan program

Jembatan di Kampung Yoboi yang sudah diperbaiki oleh masyarakat setempat – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, minta setiap pemerintahan kampung adat yang sudah terbentuk agar tetap melaksanakan program kerjanya seperti biasa, sesuai dengan program kerja yang telah dianggarakan melelui usulan musrembangkam di masing-masing kampung adat.

Menurutnya, situasi dan kondisi saat ini yang sedang berkembang, pemerintah kampung adat tidak boleh terpengaruh dan tidak melaksanakan aktivitasnya seperi biasa.

“Pasca bencana, tentunya ada tahapan-tahapan pemulihan, perbaikan infrastruktur, dan fasilitas pendukung lainnya. Ini yang harus dikerjakan oleh masing-masing pemerintah kampung adat dengan melibatkan masyarakatnya,” ujar Bupati Awoitauw, di Sentani, Sabtu (21/9/2019).

Dikatakan, program pemerintah daerah dengan memberikan kewenangan sepenuhnya kepada pemerintah distrik untuk melakukan semua pelayanan publik, tentunya akan berdampak langsung oleh masyarakat di setiap kampung, baik kampung dinas maupun kampung adat.

Loading...
;

“Tujuan kita sangat jelas, kehadiran pemerinah di tengah masyarakat untuk mensejahterakan masyarakatnya. Dengan memanfaatkan potensi lokal dan sumber daya manusia yang tersedia, tidak perlu dengan isu dan hasutan orang lain yang berujung kepada tidak jalannya sistem pemerintahan di kampung,” jelasnya.

Untuk iu, sebagai pimpinan daerah, Bupati Awoitauw berhaap agar setiap pemerintah kampung adat maupun kampung dinas tetap fokus pada pelayanan publik dan pemerintahannya. Pemerintah di tingkat distrik juga harus bekerja keras untuk melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik.

“Anggaran sudah sangat besar yang diturunkan ke setiap kampung. Pemerintah distrik berkewajiban melakukan kontrol dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan di tingkat kampung. Pemerintah kampung melalui kepala kampung harus bekerja sama dengan semua komponen masyarakat di kampungnya untuk melaksanakan pembangunan yang sudah ditetakan dalam program kerja tahunan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Adat Yoboi, Sefanya Wally, mengatakan pihaknya telah melaksanakan berbagai hal pasca banjir bandang dan naiknya air Danau Sentani, sehingga seluruh masyarakatnya diungsikan ke Kampung Kehiran. Setelah kembali, penataan, dan perbaikan fasilitas di kampung terus dilakukan tahap demi tahap.

“Langkah awal kita perbaiki landasan jembatan di kampung ini, secara perlahan atas bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Jembatan kampung ini sudah selesai. Selanjutnya, fasilitas rumah ibadah yang akan direnovasi dalam tahun depan, sambil menunggu ketersediaan fasilitas pendukung lainnya,” ungkap Sefanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top