HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pasca kejadian di pasar Jibama, aparat keamanan terus lakukan pengejaran

Aparat keamanan saat berjaga di Pasar Jibama, setelah kejadian Jumat siang-Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Setelah kejadian penembakan di Pasar Jibama, Distrik Hubikiak, Jayawijaya, Jumat (23/8/2019) siang, aparat gabungan terus melakuan upaya penyisiran dan pengejaran terhadap empat terduga pelaku lainnya yang melarikan diri.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya mengatakan, pengejaran dilakukan pada Jumat malam, sekitar pukul 23.00 WP di Lapangan Sinapuk, Wamena namun oknum yang diduga sebagai kelompok bersenjata itu berhasil lolos.

“Mereka sempat melepaskan tembakan untuk meneror masyarakat di Jayawijaya pada Jumat malam itu,” kata Tonny Ananda kepada wartawan di kantor bupati, Sabtu (24/8/2019).

Bahkan katanya, sore harinya di hari yang sama aparat dari Satgasus Papua sempat mengepung salah satu rumah warga di jalan Bhayangkara Wamena yang diduga sebagai tempat persembunyian kelompok bersenjata.

Loading...
;

“Mereka sempat membuat teror di jalan Bhyangkara dan Sinakma serta sekitaran Lapangan Sinapuk, namun berhasil meloloskan diri lantaran lebih menguasai medan, bahkan mereka memiliki senjata laras panjang jenis SS1,” katanya.

Meski begitu kepolisian bersama TNI di Jayawijaya memastikan masih mengendalikan situasi dari gangguan kelompok bersenjata tersebut.

Danyonif 756/Wimane Sili, Mayor Inf Arif Budi Situmeang menambahkan, pihaknya tetap mengarahkan personel untuk berjaga di beberapa titik, mengantisipasi kelompok tersebut kembali melakukan penyerangan.

“Kami masih lakukan pengamanan di beberapa titik mencegah kemunculan mereka,” katanya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Jayawijaya, AKP Suheriadi mengatakan pihak keluarga telah membawa satu korban tembak yang diduga merupakan anggota kelompok bersenjata dari rumah sakit.

“Sabtu (24/8/2019) keluarga dari yang ditembak di Jibama setelah dilakukan identifikasi, visum langsung dibawa pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Distrik Muliama, Jayawijaya,” katanya.

Ia katakan, hingga kini belum ada satupun pimpinan TPNPB yang mengakui itu adalah anak buah mereka, namun polisi menduga si korban tembak merupakan anggota dari kelompok Egianus Kogoya yang beberapa waktu lalu melakukan penyerangan terhadap TNI di sekitar Danau Habema.

“Kami belum tahu dia dari kelompok Egianus Kogoya atau kelompok mana, belum terindikasi tetapi yang jelas mereka bersenjata. Sebab dari olah TKP di Habema, ada surat dari Egianus mengatakan tunggu kami di kota. Terduga pelaku yang ditembak dilaporkan menggunakan senjata revolver yang dicuri dari kos-kosan seorang anggota polisi di Jayawijaya,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top