HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

PASI genjot para sprinter saingi Zohri

Para pelari saat bersaing di kejurda atletik 2018 di Serui – Jubi/Humas KONI Papua.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) Papua fokus mempersiapkan para sprinter buat menyangi Lalu Muhammad Zohri.

Seperti diketahui, Zohri, atlet asal Nusa Tenggara Barat, saat ini menyandang predikat sebagai pelari tercepat di Indonesia. Ia diprediksi akan merajai nomor lari jarak pendek di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

Ketua Umum PASI Papua, Michael Kambuaya mengatakan, pihaknya telah mengantongi sejumlah atlet yang berpotensi di nomor lari.

Mereka sedang menjalani pemusatan latihan yang dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan akan semakin digenjot untuk memaksimalkan catatan waktu.

Loading...
;

“Untuk nomor lari potensi kita sudah ada dan cukup bagus. Nanti dua sampai tiga bulan kedepan baru kita dapat melihat hasil latihannya,” kata Kambuaya kepada pers di Kantor KONI Papua akhir pekan ini.

Atletik merupakan cabor terukur dan selama ini memberikan sumbangan medali emas bagi kontingen Papua di ajang 4 tahunan tersebut. Pada PON XIX di Bandung Jawa Barat, atlet lempar lembing Papua, Agustinus Mahuze dan Agustinus Abadi Ndiken berhasil menyabet medali emas dan medali perak.

“Dalam waktu satu atau dua bulan kedepan kita sudah bisa prediksi dengan potensi yang ada, bisa kita lihat berapa yang akan bisa menyumbangkan medali untuk PON 2020,” katanya.

Menurut Kambuaya, selain menggenjot prestasi di nomor lari, PASI Papua juga menyiapkan strategi khusus untuk merebut medali emas di nomor-nomor lompat dan dan lempar.

Dia optimis pada PON XX, atletik mampu sumbang medali bagi Papua. Kambuaya bahkan memastikan medali emas akan diraih di nomor lembing putra.

“Untuk nomor lempar lembing, kita punya atlet yang bagus dengan postur yang baik. Pasti medali emas bisa kita raih. Untuk lempar lembing tidak ada masalah. Sekarang kita genjot nomor lempar lembing putri supaya meraih emas juga,” ujarnya.

Michael Kambuaya mengatakan sebanyak 40 atlet dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Merauke sudah menjalani Training Center sejak 16 Mei 2019.

Mereka akan mengikuti try out setelah latihan tiga bulan kedepan. Pra PON menjadi salah satu iven yang akan diikuti untuk ajang uji coba.

“Kita melihat sudah ada peningkatan dari para atlet itu sendiri. Makan, minum dan tidur (akomodasi) sangat baik sehingga kami pastikan akan ada perubahan dan peningkatan prestasi,” ujarnya.

Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya berharap semua cabor lebih fokus dan intens mempersiapkan atletnya untuk menuju pemusatan latihan atau TC terpusat yang dijadwalkan dalam waktu dekat. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top