Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pasokan melimpah, harga ikan di TPI Hamadi anjlok

Pedagang ikan di Tempat Pendaratan Ikan Hamadi sedang melayani pembeli – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Gelombang tinggi dan angin kencang di sejumlah perairan Papua menyebabkan harga jual ikan segar di Tempat Pendaratan Ikan Hamadi, Kota Jayapura, Papua, tidak menentu. Di tengah musim harga ikan yang naik tinggi, harga ikan tangkapan nelayan pada Jumat (8/3/2019) anjlok di Hamadi karena pasokan yang berlimpah.

Ikan cakalang dan ikan ekor kuning termasuk jenis ikan yang harganya berubah drastis nyaris setiap hari. Dari pantauan Jubi di TPI Hamadi pada Jumat, harga ikan ekor kuning rata-rata berkisar Rp70 ribu per ekor. Padahal sehari sebelumnya harga rata-rata ikan ekor kuning Rp120 ribu per ekor. Harga ikan cakalang pada Jumat hanya berkisar Rp20 ribu per ekor ukuran sedang. Pada Kamis, ikan cakalang berukuran sama dijual dengan harga Rp70 ribu per ekor.

Pedagang pengepul ikan cakalang dan ikan tuna di TPI Hamadi, Pak Kumis mengatakan, harga ikan di TPI Hamadi bergantung volume tangkapan nelayan.  “Hari Jumat ini memang murah, karena harga kulakan dari nelayan turun. Satu ekor ikan cakalang ukuran sedang pada Jumat dilepas nelayan dengan harga Rp15 ribu, dan kami jual Rp 20 ribu per ekor kepada pedagang eceran. Kamis kemarin, ikan cakalang berukuran sama dilepas nelayan dengan harga Rp35 ribu, dan kami jual ke pedagang eceran dengan harga Rp 40ribu per ekor,” kata Kumis mencontohkan.

Aya, pedagang ikan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Hamadi, menyebut sejak cuaca buruk di lautan terjadi selama dua bulan terakhir, harga ikan menjadi tidak menentu. Aya menuturkan pedagang eceran ikan akan mengikuti pergerakan harga kulakan dari para pedagang pengepul ikan seperti Pak Kumis.

Loading...
;

“Kalau ikan kurang tergantung dari pedagang pengepul, karena mereka yang menentukan harga kulakan bagi pedagang eceran seperti saya. Harga selalu berubah karena harga kulakan dari tiap pengepul berbeda-beda dan terus berubah. Kalau angin laut, ikan banyak ke perairan dangkal dekat daratan. Kalau angin darat, ikan cenderung banyak di perairan dalam yang jauh. (Jarak penangkapan ikan) itu yang bikin harga ikan mahal dan murah. Kalau cuaca buruk (dan nelayan) tidak melaut, (tangkapan) ikan berkurang,” tutur Aya di TPI Hamadi, Jumat (8/3/2019).

Meskipun berubah drastis setiap hari, Aya menuturkan fluktuasi harga ikan di TPI Hamadi tidak berpengaruh terhadap jumlah pembeli. Pembeli tetap ramai bahkan pada masa harga ikan membumbung tinggi. Jumlah pembeli juga akan berlipat pada akhir pekan dan awal bulan. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top